Festival UMKM Mitra Adhyaksa Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

  • 13 Des 2025 08:28 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Metro: Festival dan Launching Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Mitra Adhyaksa resmi digelar di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Kota Metro, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas produk lokal sekaligus memperluas jejaring usaha para pelaku UMKM di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kejaksaan Tinggi Lampung, Kejaksaan Negeri Metro, Pemerintah Kota Metro, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui Program Mitra Adhyaksa, sebanyak 100 UMKM mendapatkan kesempatan pembinaan, mulai dari penguatan manajemen usaha hingga strategi pengembangan pasar.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang yang sangat bermanfaat bagi UMKM untuk menampilkan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan usaha.

“Apa yang kita saksikan hari ini adalah hasil kerja bersama yang sangat solid. Kolaborasi ini melahirkan ruang belajar, ruang tumbuh, dan peluang bagi UMKM untuk berkembang,” ujar Wagub Jihan.

Ia menilai pemilihan Kota Metro sebagai lokasi penyelenggaraan sangat tepat, mengingat kota tersebut memiliki komunitas UMKM yang aktif dan solid, serta didukung kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Kejaksaan, perguruan tinggi, dan komunitas kreatif.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, terdapat lebih dari 490 ribu UMKM aktif pada 2024. Sektor UMKM berkontribusi sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung, termasuk dari sektor pertanian dan ekonomi kreatif.

Wagub Jihan menegaskan bahwa ketahanan UMKM telah terbukti, terutama saat pandemi COVID-19. Ketika banyak sektor ekonomi melemah, UMKM justru tetap bergerak dan menjadi motor inovasi, mulai dari produksi masker, alat pelindung diri (APD), hingga pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

“UMKM adalah penyelamat ekonomi daerah, UMKM penyelamat ekonomi bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah harus terus hadir memberikan ruang dan kesempatan agar UMKM dapat berkreasi dan berkarya secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga menyinggung kerja sama Pemerintah Provinsi Lampung dengan Kejaksaan, BNN, dan Kemenag dalam optimalisasi penanganan berbasis restorative justice. Upaya ini bertujuan mendukung sumber daya manusia agar tetap produktif dan tidak tersisih dari roda ekonomi.

“Kami ingin memastikan SDM yang pernah berhadapan dengan hukum tetap memiliki kesempatan kembali ke masyarakat, termasuk melalui UMKM,” ujarnya.

Menghadapi persaingan global dan derasnya arus produk luar negeri, Wagub Jihan mengajak para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat identitas produk, serta memperluas jejaring kerja sama.

“Perjalanan UMKM ke depan tidaklah ringan. Jadikan festival ini sebagai titik penguatan kualitas dan integritas usaha. Jika kualitas dijaga, peluang akan datang dengan sendirinya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....