Tari Cendrawasih Simbol Keindahan Alam dan Kekayaan Hayati
- 18 Okt 2024 08:51 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Dalam pagelaran budaya yang akan dilaksanakan oleh RRI Bandar Lampung pada Minggu, 27 Oktober 2024, pukul 20.00 WIB hingga selesai, akan ditampilkan Tari Cendrawasih Bali oleh mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Lampung.
Dalam mitologi Hindu Bali, burung Cendrawasih dianggap sebagai burung para dewa. Tarian ini diciptakan oleh I Gede Manik, seorang seniman Bali.
Tari Cendrawasih dianggap suci dan sakral, sehingga sering kali dipandang sebagai simbol upacara atau kegiatan ritual. Namun, saat ini, tarian tersebut juga menjadi sarana hiburan.
Dr. Wayan Sukarlinawati, S.P., M.Si., salah satu dosen di STAH Lampung, mengatakan bahwa Tari Cendrawasih menceritakan tentang hubungan pemuda-pemudi dalam memadu kasih, yang digambarkan melalui burung Cendrawasih jantan dan betina.
"Idealnya, penari minimal berjumlah dua orang yang berperan sebagai pemuda dan pemudi," ucapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa tarian ini biasanya ditampilkan dalam acara-acara perkawinan, pentas seni, dan acara-acara lainnya yang bersifat menghibur karena Tari Cendrawasih termasuk ke dalam jenis tari balih-balihan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....