Tingkatkan Literasi Anak Sejak Dini Melalui Perpustakaan Keliling

  • 11 Okt 2024 05:04 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Perpustakaan keliling adalah inisiatif yang fantastis untuk mendorong anak-anak dan generasi muda untuk membaca lebih banyak. Ini adalah solusi yang kreatif dan efektif untuk memperluas aksesibilitas literasi di komunitas yang mungkin tidak memiliki akses mudah ke perpustakaan atau sumber daya bacaan lainnya. Salah satu kelompok yang sangat diuntungkan dari adanya perpustakaan keliling adalah generasi muda. Dengan membawa perpustakaan langsung ke dekat sekolah, taman, atau pusat kegiatan anak-anak, perpustakaan keliling menciptakan akses yang mudah dan mengundang minat anak-anak untuk membaca lebih banyak. Anak-anak seringkali terpesona dengan perpustakaan keliling yang menawarkan pilihan buku-buku menarik dan menarik perhatian mereka. Ini membantu mengubah persepsi mereka tentang membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan dan mendebarkan.

Selain itu, perpustakaan keliling juga dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung untuk meningkatkan minat membaca anak-anak. Ini bisa mencakup cerita anak-anak, lokakarya menulis, pertunjukan teater, dan sesi diskusi buku. Dengan menghadirkan kegiatan yang interaktif dan menyenangkan, perpustakaan keliling mampu menciptakan lingkungan yang merangsang minat membaca pada generasi muda.

Realisasi dari inovasi perpustakaan keliling ini merupakan salah salah bentuk upaya untuk meningkatkan literasi sejak dini. Kegiatan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat baik berada di perkotaan maupun pedesaan, perpustakaan keliling ini membantu memfasilitasi bagi masyarakat tanpa perlu mengunjungi langsung gedung perpustakaan. Upaya ini bertujuan untuk memajukan masyarakat agar dapat lebih memiliki wawasan atau pengetahuan dengan meningkatkan literasi baca serta kegemaran membaca melalui perpustakaan keliling.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandar Lampung menyediakan tiga mobil perpustakaan keliling yang diluncurkan ke sekolah-sekolah, panti asuhan dan maupun di lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor guna meningkatkan minat baca masyarakat , dan juga di Car Free Day yang berlokasi di Bundaran Tugu Adipura Bandar Lampung saat hari bebas berkendara.

Perpustakaan keliling ini sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat terutama anak-anak pelajar,” kata Umar, petugas perpustakaan keliling mengatakan kepada RRI.

“Perpustakaan keliling ini sangat bagus. Anak-anak saya membaca buku sementara saya mengikuti senam, dan juga ada edukasi anak-anak seperti lego, mewarnai dan block edukasi. ” kata Anggi, warga setempat.

Anggi juga bersemangat mengajak anak-anaknya untuk ikut serta berpartisipasi dalam acara Car Free Day dengan memanfaatkan perpustakaan keliling yang telah disediakan.

Target utama dari perpustakaan keliling ini sendiri biasanya adalah anak SD, SMP, dan SMA karena anak-anak pada usia ini masih sangat mudah untuk diajak belajar dan memang usia mereka merupakan usia yang matang untuk diberikan berbagai macam pembelajaran. Perpustakaan keliling sendiri merupakan sebuah layanan yang dimiliki oleh pemerintah dengan wujud perpustakaan yang bergerak dan membawa bahan pustaka cetak seperti buku, majalah, novel, komik atau bahan pustaka lainnya yang melayani masyarakat dari tempat satu ke tempat yang lain yang merupakan tempat belum terjangkau oleh perpustakaan umum. Tujuan lain dari adanya perpustakaan keliling adalah memberi dan mengenalkan kepada masyarakat sekitar akan pentingnya kebiasaan membaca serta memberikan fasilitas yang diperuntukkan membaca.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....