Perajin Kulit Ketupat Banjir Pesanan jelang Idul Fitri

  • 19 Mar 2026 16:04 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Menjelang Idul Fitri, permintaan kulit ketupat di sejumlah daerah mengalami lonjakan signifikan. Salah satunya dirasakan oleh Wawan, perajin kulit ketupat di Bandar Lampung, yang mengaku kewalahan menghadapi banyaknya pesanan dari masyarakat.

Wawan mengatakan, setiap mendekati hari raya, jumlah pesanan meningkat tajam. Bahkan, menjelang Idul Fitri tahun ini, ia harus menyelesaikan setidaknya seribu kulit ketupat untuk memenuhi permintaan pelanggan.

“Cukup kewalahan, pesanan banyak sekali. Menjelang lebaran ini bisa sampai seribu yang harus dikerjakan,” ujarnya kepada RRI, Kamis 19 Maret 2026.

Untuk mengejar target tersebut, Wawan mengaku harus bekerja ekstra, terutama pada malam hari hingga menjelang waktu sahur. Proses pembuatan kulit ketupat yang membutuhkan ketelatenan membuatnya harus memanfaatkan waktu seefisien mungkin.

Kulit ketupat hasil buatannya dijual dengan harga Rp8 ribu per sepuluh buah, harga yang dinilai masih terjangkau bagi masyarakat yang ingin merayakan tradisi lebaran dengan hidangan khas ketupat.

Namun di balik tingginya permintaan, Wawan menghadapi kendala dalam memperoleh bahan baku utama, yakni daun kelapa muda. Ia mengungkapkan, harga bahan baku kini cukup tinggi. Untuk satu ikat daun kelapa, harganya bisa mencapai Rp180 ribu, yang dapat menghasilkan sekitar 800-900 kulit ketupat.

Selain itu, ketersediaan bahan juga semakin terbatas. Di wilayah Bandar Lampung, perkebunan kelapa sudah mulai jarang ditemukan, sehingga Wawan harus mencari bahan hingga ke daerah lain, seperti Padang Cermin di Kabupaten Pesawaran.

“Sekarang agak sulit cari bahan di sini, jadi harus ke luar daerah,” tambahnya.

Lonjakan permintaan kulit ketupat ini menjadi salah satu indikator meningkatnya aktivitas masyarakat dalam menyambut Idul Fitri, sekaligus menjaga tradisi kuliner khas lebaran yang tetap lestari dari tahun ke tahun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....