Kapolres dan Bupati Pringsewu Pantau Harga Sembako jelang Lebaran

  • 11 Mar 2026 17:43 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Polres Pringsewu melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah lokasi guna memastikan stabilitas harga serta pasokan kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu 11 Maret 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas bersama Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra dengan mengunjungi sejumlah lokasi, yakni Pasar Gadingrejo, Swalayan Chandra Superstore, serta Alfamidi Pringsewu.

Turut serta dalam kegiatan tersebut sejumlah instansi terkait, di antaranya Satgas Pangan, Badan Pangan Nasional, Bulog, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Perizinan, hingga BPOM. Mereka melakukan pemantauan harga sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Dari hasil pengecekan di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat terpantau relatif stabil meskipun terdapat kenaikan tipis pada beberapa komoditas. Gula pasir curah dijual sekitar Rp17 ribu per kilogram. Sementara bawang merah berada di kisaran Rp32 ribu hingga Rp34 ribu per kilogram dan bawang putih sekitar Rp32 ribu per kilogram.

Untuk komoditas cabai, cabai merah dijual sekitar Rp37 ribu per kilogram atau naik sekitar Rp2 ribu dari sebelumnya. Cabai hijau dijual Rp24 ribu per kilogram dan cabai rawit berada di kisaran Rp48 ribu per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam tercatat Rp29 ribu per kilogram atau naik sekitar Rp1.000 dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra mengatakan pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, ketersediaan stok, serta kelancaran distribusi bahan pokok menjelang Idul Fitri.

“Kami bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan turun langsung ke pasar dan sejumlah swalayan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan stok tersedia bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil dan kenaikan yang terjadi masih dalam batas wajar.

“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun masih relatif wajar di kisaran Rp2 ribu hingga Rp4 ribu tergantung komoditasnya,” jelasnya.

Kapolres menambahkan pihaknya bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan guna mencegah terjadinya penimbunan maupun praktik perdagangan yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pemantauan bersama instansi terkait agar distribusi bahan pokok tetap lancar, stok terjaga, dan harga tetap terjangkau oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Andi, salah seorang pedagang sembako di Pasar Gadingrejo mengatakan harga bahan pokok saat ini masih tergolong normal meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.

“Kalau sekarang masih normal, hanya ada kenaikan sedikit di beberapa barang,” katanya.

Menurut Andi, naik turunnya harga biasanya dipengaruhi oleh ketersediaan stok barang di pasaran. Jika stok dari distributor atau petani berkurang, harga biasanya ikut mengalami kenaikan. Ia menambahkan permintaan masyarakat biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri sehingga harga sejumlah komoditas berpotensi mengalami kenaikan.

“Biasanya kalau sudah mendekati Lebaran permintaan naik, jadi harga juga ikut naik. Hampir setiap tahun seperti itu,” ujarnya.

Andi berharap pemerintah dapat terus menjaga ketersediaan stok bahan pokok agar harga tetap stabil dan tidak memberatkan masyarakat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita