Karama XV UIN Raden Intan Lampung Resmi Ditutup

  • 07 Mar 2026 21:04 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Program Kampus Ramadan (Karama) XV yang digelar Ma’had Al Jami’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung resmi ditutup pada malam Nuzulul Quran, 17 Ramadan 1447 Hijriah, di Masjid Safinatul Ulum, Jumat, 6 Maret 2026.

Penutupan kegiatan yang telah berlangsung selama 18 hari tersebut dilakukan Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Safari, M.Sos.I, mewakili rektor, menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam sambutannya, Safari berpesan kepada para mahasantri agar menjadikan tradisi santri sebagai kebiasaan yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya membangun habit positif, terutama dalam hal belajar dan membaca.

Menurutnya, semangat mencari ilmu harus menjadi budaya yang melekat dalam diri mahasantri sebagaimana yang telah lama dipraktikkan di lingkungan pesantren.

“Habit anak pesantren itu belajar, membaca buku atau kitab. Lingkungannya juga dekat dengan masjid,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar budaya santri di lingkungan Ma’had Al Jami’ah terus dikembangkan, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam pembentukan akhlakul karimah.

Sementara itu, Mudir Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung, Dr. Ahmad Basyori, mengatakan program Karama XV merupakan bagian dari pembinaan spiritual mahasantri selama bulan Ramadan.

Selama 18 hari pelaksanaan, berbagai kegiatan digelar dengan tujuan memakmurkan masjid serta memperkuat kualitas ibadah para mahasantri.

“Kegiatan ini untuk meramaikan dan memakmurkan masjid. Orang-orang yang memakmurkan masjid adalah orang yang beriman kepada Allah,” kata Ahmad Basyori.

Ia menjelaskan, Karama merupakan program tahunan Ma’had Al Jami’ah yang rutin digelar setiap Ramadan. Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan, tidak hanya bagi civitas akademika UIN Raden Intan Lampung, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Pada akhir acara, Wakil Rektor II bersama Mudir Ma’had Al Jami’ah serta Wakil Dekan II Fakultas Syariah, Dr. Relit, menyerahkan sejumlah penghargaan kepada mahasantri berprestasi selama kegiatan Karama XV.

Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, di antaranya tadarus terbanyak, kultum terbaik, buku kultum terbaik, imam terbaik, bilal terbaik, cerpen terbaik, video kreatif terbaik, serta santri teladan.

Untuk kategori tadarus terbanyak Asrama 1, penghargaan diraih oleh Vidya Sara Hida Hasyim (11 kali khatam) untuk kategori putri dan Muhammad Faisal Apriansyah (5 kali khatam) untuk kategori putra. Sementara di Asrama 2, kategori putri diraih Nayla Nasywa Abidah dengan dua kali khatam, sedangkan kategori putra diraih Irham Yumiza dengan satu kali khatam.

Penghargaan kultum terbaik diberikan kepada Suryadi dari Asrama 1, serta Andika Kurnia, Afifah Khoirunnisa, dan Lili Yusefa dari Asrama 2. Untuk kategori buku kultum terbaik, penghargaan diraih Anggun Rizkiana (Asrama 1) dan Vera Diana Sabila (Asrama 2).

Kategori imam terbaik diraih Farhan Akkbar dari Asrama 1 dan M. Ikbal Fahrurizal dari Asrama 2, sementara bilal terbaik diberikan kepada Fajri Fernandi (Asrama 1) dan Nauvaldo Firos (Asrama 2).

Adapun penghargaan cerpen terbaik diraih Salwa Wahyuningtias, sedangkan video kreatif terbaik dimenangkan oleh Anisa Nur Fadila dari Asrama 1. Untuk kategori santri teladan, penghargaan diberikan kepada Meila Tiffany Azzahra dari Asrama 1 dan Afif dari Asrama 2.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan capaian salah satu pengurus Ma’had Al Jami’ah, Nur Zamro’atus Solehah, mahasiswa Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, yang berhasil mengkhatamkan 15 juz Al-Qur’an selama Ramadan.

Karama XV sendiri berlangsung sejak 19 Februari hingga 10 Maret 2026 dengan mengusung tema “Restart Iman, Upgrade Amal”. Program yang telah memasuki tahun ke-15 ini menjadi bagian dari pembinaan intensif mahasantri selama Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan dilaksanakan di Asrama 1, Masjid Safinatul Ulum, serta Asrama 2 di Prasanti, dengan fokus pada penguatan spiritualitas, peningkatan kualitas ibadah, serta pembentukan karakter Islami.

Selama pelaksanaannya, berbagai agenda digelar, di antaranya buka puasa bersama, kultum, salat tarawih berjamaah, kajian tematik, tadarus Al-Qur’an, kajian kitab Arbain Nawawi, kajian kitab kuning, daurah Al-Qur’an, tahajud, serta daurah PPI.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....