Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Puasa Ramadan

  • 19 Feb 2026 13:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Saat bulan suci Ramadan, menjaga pola makan menjadi kunci agar tubuh tetap kuat menjalani puasa seharian. Tidak hanya soal memilih makanan bergizi saat sahur dan berbuka, tetapi juga menghindari jenis makanan tertentu yang justru dapat memicu lemas, haus berlebihan, hingga gangguan pencernaan.

Makanan tinggi gula menjadi salah satu yang perlu dibatasi. Konsumsi berlebihan saat sahur dapat membuat kadar gula darah melonjak cepat, namun turun drastis beberapa jam kemudian. Akibatnya, tubuh terasa lemas dan mudah mengantuk sebelum waktu berbuka tiba.

Makanan terlalu asin juga patut dihindari, terutama saat sahur. Kandungan garam yang tinggi memicu rasa haus berlebih di siang hari karena tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk menyeimbangkan kadar natrium.

Gorengan dan makanan tinggi lemak jenuh sering menjadi pilihan favorit saat berbuka. Padahal, jenis makanan ini cenderung sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut terasa begah serta tidak nyaman, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Minuman berkafein seperti kopi dan teh pekat juga sebaiknya tidak berlebihan. Kafein bersifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan berisiko mengalami dehidrasi ringan selama puasa.

Selain itu, makanan pedas berlebihan dapat memicu iritasi lambung dan gangguan pencernaan, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat asam lambung. Memilih makanan yang lebih seimbang dan mudah dicerna akan membantu menjaga stamina dan konsentrasi sepanjang hari.

Dengan mengatur pola makan secara bijak dan menghindari jenis makanan pemicu masalah, puasa Ramadan dapat dijalani dengan tubuh yang tetap bugar dan ibadah pun terasa lebih khusyuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....