Adi Ayang Dorong Paramotor Lampung Maksimalkan Potensi Lokal
- 03 Okt 2026 09:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung — Atlet paramotor nasional asal Lampung, Adi Ayang Syah, mendorong pengembangan olahraga paramotor dengan memaksimalkan potensi dan sumber daya yang tersedia di daerah.
Adi mengatakan, paramotor masih tergolong olahraga yang relatif baru dan belum banyak dikenal masyarakat. Tingginya biaya peralatan juga menjadi salah satu tantangan dalam pembinaan atlet.
Menurutnya, kebutuhan biaya dapat ditekan dengan menggunakan komponen mesin pabrikan, sementara sejumlah bagian lainnya, seperti kerangka, dapat dibuat di Lampung.
Ia mengibaratkan pengembangan peralatan paramotor dengan olahraga balap motor. Kendaraan menggunakan mesin standar, kemudian dimodifikasi sesuai kebutuhan agar dapat digunakan untuk kompetisi.
“Kalau membeli langsung build up, memang mahal. Kita minimalisir dengan membeli bagian-bagian mesin yang pabrikan, kemudian kerangkanya kita buat di Lampung,” ujar Adi kepada RRI, Sabtu 3 Oktober 2026.
Selain mesin, Adi menyebut parasut menjadi salah satu kebutuhan utama yang masih terbatas. Parasut memiliki kapasitas beban berbeda, mulai 50–70 kilogram, 70–100 kilogram, hingga 100–150 kilogram.
Kapasitas tersebut harus disesuaikan dengan beban penerbang. Karena itu, ketersediaan parasut yang sesuai menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan sekaligus perkembangan kemampuan atlet.
Di tengah keterbatasan peralatan, Adi menilai pembinaan tetap harus berjalan. Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan, khususnya kepada penerbang pemula dan atlet junior.
Dirinya berharap semakin banyak masyarakat mengenal olahraga paramotor dan tertarik menggelutinya, sehingga pembinaan atlet di Lampung dapat terus berkembang
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....