KONI dan PBTI Perkuat Prestasi Taekwondo Lampung

  • 21 Sep 2026 19:17 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI CO ID, BANDAR LAMPUNG — Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Lampung resmi menjadi tuan rumah Sertifikasi dan Pelatihan Dasar Pelatih Tingkat Nasional pada Senin (21/9/2026). Kegiatan yang diikuti 126 peserta dari 13 kabupaten/kota di Lampung serta berbagai provinsi di wilayah Sumatera ini menjadi ajang penting untuk meningkatkan kapasitas pelatih berbasis sport science.

Ketua Bidang Pendidikan, Penataran, Litbang Olahraga & Sport Science KONI Lampung, Dr. dr. Khairunnisa Berawi, M.Kes, AIFO, menyambut positif kolaborasi antara Pengprov TI Lampung dan PBTI Pusat ini. "Saya melihat bahwa ini kegiatan yang sangat positif, yang tujuannya sebetulnya bukan cuma meningkatkan prestasi buat Provinsi Lampung, tapi prestasi di tingkat nasional. Saya yakin dengan dilaksanakannya kegiatan diklat ini di sini, ini juga sekaligus akan menjadi motivasi buat PBTI Lampung untuk lebih meningkatkan prestasinya dan belajar banyak dari para pakar yang dari pusat ini," ujar Khairunnisa.

Ia juga menambahkan bahwa pelatihan tingkat dasar ini merupakan langkah awal yang berkesinambungan demi mencetak atlet-atlet handal di masa depan.

Sementara itu, Kabid Perwasitan, Diklat, dan Pengembangan PBTI Pusat, Mukhlis Ba' Alwi, menekankan pentingnya standarisasi kepelatihan yang tidak lagi mengandalkan metode lama secara otodidak. "Harapannya jangka panjangnya adalah prestasi yang baik juga. Di mana kami sebagai pengurus besar Taekwondo Indonesia berharap bahwa atlet-atlet yang dilatih dengan baik dari dasar di provinsi atau di tempat latihan yang paling dasar itu bisa sampai ke level atlet nasional," kata Mukhlis.

"Di sini juga apa yang kita pertarungkan kepada pelatih ya tentu salah satunya adalah penggunaan sport science dalam melatih. Karena banyak pelatih masih otodidak, jadi melatih dari pengalaman. Kita harapkan di pelatihan ini kita juga datangkan komisi sport science dari PBTI untuk mengkolaborasikan pengetahuan rekan-rekan pelatih dengan teknologi sport science demi peningkatan prestasi," tegasnya.

Sementara itu Ketua Pengprov TI Lampung, Ali Hanafiah, turut menyampaikan rasa syukurnya atas terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah setelah sekian lama. "Kami dari Pengprov Lampung sangat bersyukur karena kita menjadi tuan rumah. Sekian lama kita, baru dari tahun 1998 dan baru 2026 ini bisa menjadi tuan rumah kembali," ungkap Ali.

Ia optimistis hasil dari diklat ini dapat mencetak bibit-bibit atlet potensial untuk target jangka pendek maupun jangka panjang. "Kami berharap dengan jumlah 71 peserta ini yang tersebar di 13 kabupaten/kota bisa mendidik murid-murid junior kita. Tentunya kalau pelatihnya bersertifikasi dan kompeten, kita harapkan bisa memunculkan bibit-bibit junior untuk jangka panjang 2032. Namun untuk menjelang 2028 sendiri, kita sudah siapkan tim terbaik. Mudah-mudahan bisa mengharumkan nama Lampung di 2028, insya Allah," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....