Akreditasi Unggul Penjas Unila Dorong Penguatan SDM Olahraga

  • 19 Sep 2026 17:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Akreditasi Unggul yang diraih Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Lampung (Unila) dinilai menjadi momentum untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang olahraga Provinsi Lampung.

Dosen Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Unila, Dr. Candra Kurniawan, M.Or., mengatakan status akreditasi unggul memberikan keyakinan sekaligus motivasi bagi atlet yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa meninggalkan aktivitas olahraga.

Hal tersebut disampaikan Candra dalam wawancara bersama RRI Bandar Lampung. Menurutnya, banyak atlet yang terlibat dalam ajang olahraga nasional berasal dari kalangan mahasiswa, sehingga perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan.

Candra menilai keberadaan program studi olahraga dengan akreditasi unggul juga dapat menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa, termasuk atlet dari berbagai daerah yang ingin melanjutkan pendidikan sekaligus mengembangkan prestasi.

Menurutnya, ketika perguruan tinggi mampu memberikan fasilitas dan lingkungan pendidikan yang mendukung atlet, hal tersebut dapat membangun motivasi untuk terus berprestasi.

"Ketika kampus bisa memfasilitasi, memberikan fasilitas yang terbaik bagi atlet yang memang mahasiswa, itu juga akan membentuk sebuah motivasi dan keyakinan," ujar Candra, dalam tanyangan Youtube RRI Bandar Lampung, Sabtu, 19 September 2026.

Candra menambahkan, peningkatan kualitas SDM olahraga tidak cukup hanya melalui pengalaman di lapangan. Pendidikan formal dan pengembangan kompetensi perlu diperkuat agar kebutuhan olahraga modern dapat diikuti secara berkelanjutan.

Karena itu, menurut Candra, ke depan diperlukan pilihan pendidikan yang lebih beragam di bidang olahraga. Ia menyebut rencana pengembangan program studi S1 Ilmu Keolahragaan maupun Pendidikan Kepelatihan dapat menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan olahraga.

Dengan pilihan tersebut, masyarakat dapat memilih bidang sesuai kompetensinya, baik sebagai guru melalui Pendidikan Jasmani, pelatih melalui Pendidikan Kepelatihan, maupun analis olahraga melalui Ilmu Keolahragaan.

Candra juga berharap ke depan Lampung dapat memiliki program pendidikan olahraga hingga jenjang magister atau S2. Langkah tersebut dinilai dapat semakin memperkuat ketersediaan SDM profesional untuk mendukung pembinaan olahraga di daerah.

Menurutnya, penguatan pendidikan olahraga pada akhirnya diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembinaan dan daya saing olahraga Lampung di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....