KONI Lampung Seleksi Ketat Atlet PON Bela Diri 2026

  • 20 Agt 2026 19:25 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, BANDAR LAMPUNG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mulai menggenjot persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara. Langkah awal ini dimulai dengan menggelar tes fisik ketat bagi puluhan atlet dari berbagai cabang olahraga bela diri.

Tes fisik yang dipusatkan di kantor KONI Lampung ini dibagi dalam dua gelombang. Pada Kamis (20/8/2026), tes tahap pertama diikuti oleh atlet dari empat cabang olahraga, yaitu: Tinju, Anggar, Hapkido, Kick boxing

Sementara itu, tes gelombang kedua dilanjutkan pada Jumat (21/8/2026) untuk atlet dari cabang olahraga muaythai, kurash, serta bela diri campuran (Mixed Martial Arts / MMA).

Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara sangat ketat guna memastikan atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki kesiapan fisik dan kualitas di level nasional. Pihaknya memastikan KONI Lampung tidak menetapkan kuota tetap dari masing-masing cabang olahraga.

"Kita lihat hasilnya saja, tidak menentukan kuota. Kita lihat hasil tes fisiknya, kemudian proyeksi dari cabang olahraga mana yang betul-betul bisa kita andalkan untuk meraih prestasi yang baik di Manado," ujar Riagus.

Ia menambahkan, atlet yang tidak memenuhi standar kelayakan dipastikan akan tersisih. Sebaliknya, mereka yang lolos diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perolehan medali kontingen Lampung.

Ketua Pelaksana Tes Fisik KONI Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, mengungkapkan bahwa hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan kondisi fisik atlet yang sangat signifikan dibandingkan persiapan PON Bela Diri sebelumnya.

Dalam penentuan kelayakan, KONI Lampung menetapkan standar nilai minimal 80. Selain tes kebugaran fisik yang menjadi indikator dominan, penilaian juga mempertimbangkan beberapa faktor pendukung: Riwayat cedera dan kondisi kesehatan, Pengalaman bertanding, Rekam jejak prestasi di kejuaraan nasional maupun PON

Sebagai bentuk keseriusan menghadapi ajang nasional tersebut, KONI Lampung telah mematok target tegas bagi setiap cabang olahraga yang diberangkatkan, yakni minimal mampu menyumbangkan satu medali emas. Hasil tes fisik ini nantinya juga akan diserahkan kembali kepada masing-masing pengurus cabang olahraga sebagai bahan evaluasi untuk menyusun program latihan lanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....