Sinkronisasi Jadwal Sekolah dan Latihan Kunci Kemajuan Atlet Bulutangkis

  • 28 Jul 2026 14:26 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembinaan atlet pelajar. Dukungan tersebut dinilai penting agar atlet muda mampu menyeimbangkan pendidikan dengan program latihan secara optimal.

Harapan tersebut disampaikan di sela pelaksanaan Open Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Se-Provinsi Lampung Piala Wali Kota Bandar Lampung, yang diikuti 240 peserta dari 110 sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung.

PIC Kejuaraan, Wahyu Yusal Yusuf, mengatakan selama ini pembinaan atlet pelajar masih menghadapi berbagai kendala, terutama padatnya jadwal sekolah yang berlangsung hingga sore hari. Kondisi tersebut diperparah dengan berbagai aktivitas lain yang harus diikuti siswa, sehingga waktu latihan menjadi terbatas.

"Harapan kami, Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung bisa menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan prestasi atlet di bidang olahraga. Kami sebagai penyelenggara cukup kesulitan karena jam sekolah anak-anak sampai sore, ditambah kegiatan lain dan acara keluarga, sehingga pembinaan atlet menjadi tidak maksimal. Belum ada sekolah yang benar-benar mampu menyesuaikan jadwal pendidikan dengan jadwal latihan atlet," ujar Wahyu, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi olahraga menjadi kebutuhan mendesak agar atlet pelajar tidak harus memilih antara mengejar prestasi akademik atau olahraga.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan untuk menjaring bibit-bibit atlet bulutangkis berbakat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung sekaligus mengukur hasil pembinaan di tingkat sekolah.

Wahyu menilai, prestasi olahraga tidak hanya berdampak pada pencapaian individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui olahraga, pelajar dilatih menjadi pribadi yang disiplin, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing.

Ia juga menegaskan bahwa dunia olahraga kini menawarkan peluang karier yang semakin luas. Banyak atlet Indonesia yang mampu berkarier sebagai atlet profesional maupun pelatih di berbagai negara, seperti Tiongkok, Kanada, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya.

"Pembinaan olahraga sejak usia dini bukan hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membuka peluang kerja dan menjadi salah satu investasi sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....