Tri Wahyuni Jadi Motor Kesuksesan Lampung di Kejurnas Senam Ritmik

  • 10 Mei 2026 10:38 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Nama Tri Wahyuni kembali menjadi sorotan dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gymnastik 2026 disiplin senam ritmik yang berlangsung di Gedung Gymnasium Sport Jabar Arcamanik, Jawa Barat.

Pesenam senior andalan Lampung tersebut tampil gemilang dan menjadi salah satu kunci keberhasilan Lampung keluar sebagai tim terbaik dengan raihan 7 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu.

Tri Wahyuni sukses menyumbangkan dua medali emas dari nomor All Around Senior dan Bola Senior. Selain itu, ia turut membawa tim beregu senior Lampung meraih medali emas bersama Febila Sintia Putri dan Felizya Adzkaa.

Tak hanya itu, Tri juga menambah koleksi medali perak pada nomor Gada Senior.

Penampilan konsisten Tri Wahyuni sepanjang kejuaraan menjadi bukti kualitas dan pengalaman yang dimilikinya sebagai pesenam senior Lampung.

Pada nomor beregu senior, tim Lampung mencatat skor tertinggi 183,8 dan mengungguli sejumlah daerah kuat seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Selain Tri Wahyuni, pesenam junior Lampung juga tampil impresif. Laila Faiha Caesar berhasil menyumbangkan dua medali emas dari nomor Hoop Junior dan Pita Junior.

Sedangkan Halida Kaia Al-Khusna mempersembahkan emas pada nomor Gada Junior serta medali perunggu pada nomor Pita.

Keberhasilan Lampung semakin lengkap setelah tim beregu junior yang diperkuat Laila Faiha, Halida Kaia, dan Balqis Aisyah juga meraih medali emas.

Pelatih senam ritmik Lampung, Yulianti, mengaku bangga dengan perjuangan seluruh atlet selama mengikuti Kejurnas.

“Anak-anak tampil maksimal dan berjuang dengan hati untuk Lampung. Hasil ini adalah buah dari kerja keras dan latihan panjang yang selama ini dilakukan,” kata Yulianti.

Ia mengatakan prestasi tersebut menjadi motivasi bagi tim Lampung untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Kabid Binpres FGI Lampung, Dicky Novalino, menilai hasil di Kejurnas menjadi modal penting menuju agenda nasional berikutnya, termasuk babak kualifikasi PON.

“Ini hasil yang sangat baik, tetapi tetap harus dievaluasi. Kita harus melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki agar Lampung tetap kompetitif,” ujarnya.

Sementara itu, Budi Kurniawan yang mendampingi kontingen Lampung memberikan apresiasi atas mental bertanding para atlet.

“Semangat anak-anak luar biasa. Mereka mampu menjaga fokus dan konsistensi sejak awal hingga akhir perlombaan,” katanya.

Kejuaraan tersebut diikuti 49 atlet senam ritmik dari 16 provinsi di Indonesia. Lampung menjadi provinsi paling dominan dalam disiplin senam ritmik tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....