Judo Lampung Terapkan Sistem Promosi Degradasi Ketat
- 26 Apr 2026 14:07 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Lampung menerapkan sistem promosi dan degradasi secara ketat dalam seleksi atlet yang digelar di Dojo Universitas Lampung (Unila), Minggu, 26 April 2026.
Ketua PJSI Lampung, Kompol Sukamso, mengatakan, kepemilikan poin Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak menjamin seorang atlet otomatis terpilih mewakili daerah dalam kejuaraan nasional.
“Seleksi ini jadi penentu. Walaupun sudah punya poin PON, kalau di sini kalah, ya tidak kita kirim. Kita tetap melihat hasil seleksi,” kata Sukamso, kepada RRI.
Menurutnya, sistem promosi dan degradasi diterapkan untuk menjaga kualitas atlet agar tetap kompetitif. Bahkan atlet yang pernah meraih prestasi tetap harus membuktikan performanya di setiap seleksi.
“Kita selalu terapkan promosi degradasi. Tidak menutup kemungkinan atlet yang sudah juara pun bisa tergeser kalau performanya menurun,” ucapnya.
Seleksi ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Kapolri Cup pada 17–20 Mei 2026 dan Kasad Cup pada 26 Juni 2026. Dengan sistem yang ketat, diharapkan atlet yang terpilih benar-benar yang terbaik dan siap bersaing di level nasional.
Dirinya berharap seluruh peserta dapat menjadikan seleksi ini sebagai ajang pembuktian diri.
“Yang kita cari adalah atlet terbaik dan paling siap. Jadi semua punya peluang yang sama, tergantung hasil di lapangan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....