KONI Lampung Siapkan Tim Medis Atlet
- 03 Mar 2026 09:11 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung memastikan kesiapan tim kesehatan guna mendukung atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang, terutama dalam mengantisipasi risiko cedera saat latihan maupun pertandingan.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menjelaskan pembentukan tim kesehatan bertujuan agar setiap gangguan kesehatan atlet dapat ditangani secara cepat dan tepat. Menurutnya, kesiapan medis menjadi faktor penting dalam menjaga performa atlet menuju PON mendatang.
“Jika terjadi cedera atau gangguan kesehatan, baik saat latihan maupun setelah pertandingan, penanganannya harus segera. Kita sudah siapkan tim khusus,” ujarnya, kepada RRI Selasa, 3 Februari 2026.
Sementara itu, tim kesehatan tersebut melibatkan dokter dan tenaga ahli, baik dari internal pengurus KONI maupun pihak eksternal. Beragam keahlian dihimpun dalam satu koordinasi, mulai dari dokter umum, spesialis olahraga, ahli gizi, fisioterapis, hingga tenaga kesehatan mental dan pengawas doping.
Untuk mendukung layanan tersebut, KONI Lampung juga mengaktifkan ruang klinik di sekretariat sebagai pusat layanan medis atlet. Ruangan itu kini dalam tahap pelengkapan sarana dan prasarana, serta akan dijadwalkan dokter jaga minimal dua kali dalam sepekan.
Dalam hal rujukan lanjutan, KONI Lampung telah menjalin sinergi dengan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek. Direktur rumah sakit tersebut, dr. Imam Gozali, juga dipercaya memimpin tim kesehatan KONI Lampung, sehingga proses rujukan rawat jalan maupun rawat inap dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, layanan kesehatan ini tidak hanya fokus pada cedera seperti patah tulang atau kelelahan fisik, tetapi mencakup seluruh aspek kesehatan atlet.
“Kesehatan fisik, pemulihan cedera, gizi, mental, sampai pengawasan doping, semua kita tangani. Bahkan jika diperlukan rawat inap, sudah kita siapkan alurnya,” katanya.
Dengan sistem ini, KONI Lampung berharap atlet dapat menjalani program latihan terpusat dengan rasa aman dan nyaman. Upaya tersebut sekaligus menjadi fondasi pembinaan berkelanjutan, tidak hanya untuk PON 2028, tetapi juga untuk agenda prestasi jangka panjang olahraga Lampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....