Latihan Ramadan: Intensitas Dijaga, Volume Turun 30 Persen

  • 24 Feb 2026 09:51 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID,Bandarlampung – Bulan suci Ramadan bukan alasan bagi atlet untuk menghentikan program latihan. Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung menegaskan bahwa latihan tetap berjalan dengan penyesuaian intensitas dan volume.

Anggota Binpres KONI Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, kepada RRI mengatakan waktu ideal latihan selama Ramadan umumnya dilakukan pada sore hari, sekitar 1–3 jam sebelum berbuka puasa, dengan intensitas ringan hingga sedang.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sementara jika latihan digeser ke malam hari, yakni 1–3 jam setelah berbuka, intensitas dapat ditingkatkan ke level sedang hingga tinggi.

“Biasanya volume latihan diturunkan hingga 30 persen. Tapi intensitas tetap dipertahankan. Prinsipnya quality over quantity, kualitas lebih penting daripada kuantitas,” ujarnya, melalui Whatsapp, Selasa, 24 Februari 2026.

Menurutnya, prinsip “maintain not gain” diterapkan selama Ramadan. Artinya, fokus latihan bukan untuk meningkatkan kapasitas fisik secara progresif, melainkan menjaga performa agar tidak mengalami penurunan signifikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....