Peremajaan Mesin Jadi Kunci Target Emas Paramotor

  • 23 Feb 2026 11:28 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Ambisi Paramotor Lampung memburu lima emas di Pekan Olahraga Nasional XXIII tak lepas dari kebutuhan mendesak peremajaan alat. Mesin dan payung standar internasional menjadi faktor mutlak dalam olahraga dirgantara ini.

Penasehat dan pelatih Paramotor Lampung, Waras Budi Hartawan, mengungkapkan mesin yang digunakan saat ini sudah tertinggal satu hingga dua generasi. Dampaknya terasa pada nomor Ekonomik, di mana efisiensi bahan bakar menjadi penentu kemenangan.

“Satu liter BBM mesin kita bertahan sekitar 20 menit. Sementara juara PON dan Kejurnas bisa sampai 43 menit. Secara teknis jelas berbeda jauh,” ujar Waras, melalui Whatsapp, Senin, 23 Februari 2026.

Menurut Waras, sehebat apa pun kemampuan pilot, tanpa dukungan mesin dan payung standar, sulit bersaing di level nasional. Karena itu, pihaknya tengah menjajaki dukungan berbagai pihak untuk pengadaan alat baru yang diproyeksikan bisa digunakan hingga lima tahun ke depan.

Di sisi lain, regenerasi atlet terus berjalan. Sejumlah nama seperti Wahyu Syahputra, Radyen Banta Hasbyallah, Letnan Hakim, hingga pilot muda dari kalangan mahasiswa dan pelajar mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Kalau mesin dan payung terpenuhi sesuai standar, kami siap pasang target lima emas,” kata Waras.

Menurutnya, dengan potensi 19 medali emas yang diperebutkan pada PON 2028, Paramotor Lampung menilai peluang terbuka lebar, asalkan dukungan peralatan dan fasilitas benar-benar dipenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....