KONI Lampung Dorong Atlet Tetap Produktif
- 21 Feb 2026 20:29 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung — Memasuki hari kedua Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, aktivitas umat Islam mulai menyesuaikan ritme ibadah dan keseharian. Namun bagi insan olahraga, bulan puasa bukan berarti menghentikan proses pembinaan dan latihan.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mengingatkan para pelatih dan atlet agar mampu mengatur ulang jadwal latihan tanpa mengurangi kualitas persiapan menghadapi berbagai agenda nasional maupun internasional tahun 2026.
Menurutnya, Ramadhan adalah siklus tahunan yang sudah menjadi bagian dari kalender pembinaan olahraga. Karena itu, penyesuaian program latihan seharusnya sudah menjadi pola rutin yang terencana.
“Bulan Ramadhan jangan dijadikan alasan untuk berhenti latihan. Yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan durasi dan waktunya saja,” ujarnya, melalui WhatsApp, Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menilai, latihan fisik di siang hari saat berpuasa memang berdampak pada daya tahan tubuh. Namun pelatih dinilai memiliki kapasitas untuk mengatur intensitas, termasuk memindahkan sesi latihan ke sore atau malam hari setelah berbuka.
Taufik menekankan sinergi antara ibadah dan pembinaan olahraga justru bisa berjalan beriringan. Pengaturan asupan gizi saat sahur dan berbuka, manajemen waktu istirahat, serta pengurangan volume latihan fisik berat menjadi solusi yang bisa diterapkan.
“Latihan membutuhkan energi dan kalori. Saat puasa tentu kekuatan fisik berbeda. Tapi ini bisa disiasati. Yang penting semangat pembinaan tidak berhenti,” katanya.
Ia optimistis, dengan perencanaan matang, para atlet Lampung tetap dapat menjaga performa sekaligus menjalankan ibadah secara maksimal sepanjang bulan Ramadhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....