Terkendala Lapangan, Woodball Lampung Berjuang Kembangkan Prestasi
- 15 Feb 2026 12:04 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Di balik semarak Fun Games Woodball yang diikuti 45 peserta di Lapangan Satlog Lampung, Minggu, 15 Februari 2026, tersimpan tantangan besar dalam pengembangan cabang olahraga ini: ketersediaan lapangan permanen.
Ketua Pengprov IWbA Lampung, Minarto Harri, mengakui persoalan lapangan menjadi kendala klasik dalam pembinaan woodball di daerah.
“Kelihatannya sepele, tapi kendalanya di lapangan. Kalau tidak permanen, atlet harus pasang tali, pasang gate dulu. Itu melelahkan sebelum latihan dimulai,” ujarnya kepada RRI.
Saat ini, Lapangan Satlog Lampung menjadi salah satu lokasi yang bisa dimanfaatkan secara relatif permanen. Namun, penggunaannya tetap bergantung pada izin dan koordinasi dengan pihak pengelola lahan.
“Kita bersyukur masih bisa pakai di sini. Tapi ke depan tentu kita berharap ada lapangan khusus agar pembinaan lebih maksimal,” kata Minarto.
Menurutnya, hampir semua cabang olahraga menghadapi persoalan serupa. Karena itu, komunikasi dengan KONI dan pemerintah daerah menjadi penting, meski ia menegaskan fokus utama saat ini masih pada pelaksanaan event dan pembinaan atlet.
“Kemarin sudah sempat sampaikan ke Ketua Umum. Mudah-mudahan setelah agenda ini selesai, bisa kita bahas lebih serius soal fasilitas,” ucapnya.
Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana, antusiasme atlet tetap tinggi. Sebanyak 45 peserta dari enam kabupaten/kota ambil bagian dalam fun games ini, menunjukkan geliat woodball yang terus tumbuh di Lampung.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, woodball Lampung mampu terus berkembang dan menorehkan prestasi di tingkat nasional.
“Kalau pembinaan jalan dan fasilitas membaik, saya yakin woodball Lampung bisa bicara banyak di level nasional,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....