Sinergi Baru Pengprov TI Lampung Pasca Festival XIII

  • 27 Jan 2026 23:07 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID Bandarlampung – Antusiasme tinggi menyelimuti penyelenggaraan Festival Taekwondo Lampung Ke-XIII yang resmi berakhir hari ini, Selasa (27/1/2026). Meski digelar di luar hari libur, ajang ini berhasil menyedot perhatian ratusan atlet dan menjadi sinyal positif kembalinya gairah olahraga bela diri asal Korea tersebut di Bumi Ruwa Jurai.

​Pembina club Saburai, Amril Yusam, menyatakan kekagumannya terhadap kualitas teknik yang ditunjukkan para peserta di atas matras. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah lahirnya wajah-wajah baru yang diproyeksikan menjadi pelapis atlet senior Lampung. ​"Prestasi tidak bisa diraih secara instan seperti membalikkan telapak tangan. Ini butuh proses pembinaan yang matang dan terencana sejak dini," ujar Amril.

​Pola pembinaan dalam festival ini dilakukan secara sistematis.  ​Selain itu, juga dijelaskan para atlet didorong untuk mulai menentukan spesialisasi mereka sejak dini, baik di nomor Kyorugi (pertarungan) maupun Poomsae (jurus). Menariknya, kategori Poomsae Freestyle yang mengadopsi teknologi dan tren olahraga modern kini semakin diminati oleh para atlet muda Lampung.

Sebagai sesepuh Taekwondo Indonesia (TI) Lampung Amril mengatakan soliditas organisasi menjadi kunci utama. Untuk itu ukungan penuh mengalir kepada Ali Hanafiah yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov TI Lampung. "Sinergi antar unit dan klub diharapkan mampu menghapus kekurangan di masa lalu demi masa depan prestasi yang lebih cerah,"pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana,  Dehrry Kharisma, melaporkan bahwa total peserta mencapai 328 atlet yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Angka ini dianggap luar biasa mengingat turnamen dilaksanakan pada hari kerja.

​"Keberhasilan ini menjadi catatan positif. Partisipasi aktif klub-klub menunjukkan kerinduan yang besar akan kompetisi berkualitas di Lampung," ungkap Bung Dery.

Dengan berakhirnya festival ini, para pengamat olahraga berharap KONI dan Pengprov TI Lampung dapat terus memantau bakat-bakat potensial yang muncul agar dapat dibina menuju level internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....