Ribuan Taekwondoin Bandarlampung Mengikuti Uji Kenaikan Tingkat
- 24 Nov 2024 16:46 WIB
- Bandar Lampung
KBRN Bandarlampung : Sebanyak 1.119 Taekwondoin mengikuti Uji Kenaikan Tingkat (UKT) yang diselenggarakan Pengkot Taekwondo Indonesia Bandarlampung.
Pengurus kota Taekwondo Indonesia (Pengkot-TI) Bandarlampung, menggelar uji kenaikan tingkat (UKT) para taekwondoin yang berasal dari unit maupun dojang se-kota Bandarlampung. Minggu (24/11/2024)
Dikatakan Ketua Pengkot TI Bandarlampung Yuni Arkhiansyah, dengan semakin meningkatkan jumlah peserta UKT tersebut menjadi bukti bahwa taekwondo di Bandarlampung mengalami kemajuan yang sangat pesat.
Menurutnya dengan semakin meningkatnya jumlah taekwondoin mulai dari sabuk putih hingga sabuk merah tersebut merupakan potensi untuk lahirnya bibit atlet potensial yang akan menjadi andalan Provinsi Lampung kedepan.
“Ada kemajuan yang begitu pesat pada UKT kali ini jumlah peserta mencapai ribuan dan ini menjadi potensi untuk melahirkan bibit atlet yang akan mewakili lampung dikemudian hari”Ujarnya.
Sedangkan ketua pemprov TI Provinsi Lampung, Heliandri menilai TI Bandarlampung mengalmi kemajuan yang begitu pesat tentunya ini menunjukan kepengurusan yang sangat baik.
Diharapkan untuk kabupaten kota lainnya juga terus meningkatkan kekompakan dan kebersamaan sesama pengurus agar kemajuan tersebut juga secara menyeluruh.
“Namun secara umum perkembangan Taekwondo Indonesia Provinsi Lampung semakin mengalami peningkatan dan ini juga harus disertai dengan kemajuan prestasinya.
Terkait adanya taekwondo yang bukan dibawah naungan BPTI, Heliandri mengaskan bahwa taekwondo yang berada dibawah naungan KONI yaitu PBTI sedangkan diluar itu bukan tanggung jawab pengprov TI Lampung.
“Taekwondo yang dibawah naungan KONI yaitu PBTI dan atlet yang bisa mengikuti kejuaran untuk mewakili daerah daerah tingkat nasional dan nama negara di internasional ya atlet yang berada dalam naungan KONI yaitu PBTI,”Tegasnya.
Sementara itu sesepuh yang juga ketua tim penguji TI Provinsi Lampung Amril Yusam, juga menjelaskan, adanya taekwondo lain diluar naungan PBTI dan Pengprov TI, bukan untuk menjadi halangan dalam memajukan prestasi dan mengembangkan TI Lampung.
Sebab menurutnya yang akan mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional dan Indonesia di tingkat internasional tentu atlet yang di bawah naungan pengprov, Pengkot dan Pengkab TI Lampung.
“Jadi semu pengurus termasuk unit dan dojang harus merapatkan barisan untuk bisa ciptakan atlet yang potensial dan berprestasi,"tegas Amril Yusam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....