Hari Anak Nasional: Bangun Keluarga Ramah Anak
- 19 Jul 2025 05:32 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Setiap 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional. Momen ini bukan sekedar seremoni, tetapi peringatan bagi kita semua bahwa masa depan bangsa lahir dari anak-anak yang tumbuh di lingkungan keluarga yang ramah dan penuh kasih.
Tahun ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah merilis tema dan logo resmi hari anak nasional 2025. Dikutip dari laman resmi Kemen PPPA Tahun ini, Hari Anak Nasional mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045”.
Namun, di balik slogan manis yang sering terdengar, masih banyak tantangan di meja rumah tangga. Banyak orang tua yang sibuk bekerja, terlalu lelah mendengar cerita anak, atau justru lebih dekat dengan gadget daripada dengan buah hati mereka sendiri.
Padahal, menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), keluarga adalah benteng pertama yang membentuk karakter anak. Pola asuh yang penuh kekerasan, kata-kata kasar, atau minim perhatian bisa berdampak panjang pada tumbuh kembang anak.
Psikolog keluarga menyebutkan bahwa keluarga ramah anak bukan berarti memanjakan, melainkan menghadirkan rumah yang aman secara fisik, psikis, dan emosional. Tempat anak bebas berpendapat, didengar, dan diajak terlibat dalam pengambilan keputusan kecil—mulai dari memilih menu makan hingga merencanakan liburan.
Di era digital ini, tantangan juga datang dari gadget. Data Survei Nasional Literasi Digital 2024 mencatat, 80% anak-anak usia sekolah sudah terhubung ke internet. Tanpa pengawasan, mereka rentan terpapar konten negatif. Peran keluarga dalam mendampingi, mengawasi, dan membekali anak dengan literasi digital menjadi sangat penting.
Merayakan Hari Anak Nasional, mari kita tanyakan kembali pada diri kita masing-masing: Sudahkah kita jadi keluarga ramah anak? Sudahkah kita hadir sepenuhnya untuk mendengar, mendukung, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak kita?
Karena membangun generasi hebat, tidak bisa hanya mengandalkan sekolah atau pemerintah. Tugas ini adalah PR bersama, yang dimulai dari meja makan, ruang tamu, hingga ruang tidur anak-anak di rumah kita.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....