Mengenal Tari Andun Bengkulu

  • 30 Sep 2025 12:01 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung:

Tari Andun merupakan salah satu tari rakyat yang berasal dari Bengkulu. Tari Andun adalah bagian dari persyaratan wajib ketika melaksanakan upacara adat Nundang Padi. Pada umumnya, tari Andun dipentaskan di lapangan terbuka yang lebar dan gerakan tariannya berupa gerak sembah, gerak puji serta gerak saling tindih.

Nilai yang disampaikan melalui tari Andun ialah nilai kebersamaan serta gotong royong dalam bermasyarakat guna mencapai tujuan bersama. Para penari Andun perempuan, biasanya mengenakan pakaian beludru warna merah dan dilengkapi dengan kain songket serta sunting jurai. Sementara itu, penari laki-laki akan mengenakan songket pendek, celana panjang, destar dan dilengkapi dengan jas.

Tari Andun merupakan tari tradisional yang berasal dari Bengkulu Selatan, karena berasal dari Bengkulu, maka ragam gerak yang digunakan dalam tari Andun serta segala aspek pendukungnya pun sangat berkaitan erat dengan budaya dari wilayah tersebut.

Bagi para penonton yang menyaksikan tari Andun, tentu dapat merasakan nilai budaya Bengkulu yang sangat erat. Hal ini karena tari Andun merupakan tari tradisional yang diwariskan secara turun temurun.

Menurut sejarahnya, tari Andun muncul berdasarkan pada kisah pernikahan di Kerajaan Dang Tuanku Limau. Pada saat itu, tari Andun ditampilkan untuk pertama kalinya sebagai wujud syukur dari Datang Reuni karena putrinya telah selamat dari sebuah penculikan.

Oleh sebab itu, tari Andun pun digelar dalam proses pernikahan sang anak. Proses penyelamatan putrinya dilakukan serta dipimpin oleh Cidur Mata dengan cara menyamar sebagai seekor kuda.

Dengan memberikan hadiah pada si penculik yaitu Kerajaan Sangkalawi, maka proses penyelamatan pun berhasil dilakukan. Dengan adanya kaitan sejarah tersebut, maka tari Andun memiliki nilai budaya yang kental akan tradisi dari daerah setempat.

Dalam perkembangannya, tari Andun biasa dipentaskan oleh para bujang dan gadis secara berpasang-pasangan pada malam hari dengan diiringi musik kolintang. Pada zaman dahulu, tari Andun digunakan sebagai sarana untuk mencari jodoh usai masa panen padi selesai.

Oleh karena itulah, tari Andun biasa ditarikan oleh penari laki-laki dan perempuan dengan berpasangan dan tidak jarang pula hanya yang ditarikan oleh penari perempuan, terutama yang belum menikah atau masih lajang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....