Jejak Rasa Otak-Otak Kota Agung: Sajian Tradisional yang Tak Terlupakan

  • 09 Jul 2026 16:39 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tanggamus - Kota Agung, ibu kota Kabupaten Tanggamus, Lampung, bukan hanya dikenal sebagai gerbang menuju keindahan alam Gunung Pesagi dan pantai eksotis. Kota ini juga menyimpan harta karun kuliner yang bikin siapa saja yang berkunjung pasti ingin kembali lagi: otak-otak khas Kota Agung. Berbeda dengan otak-otak dari daerah lain, versi Kota Agung punya ciri khas sendiri yang bikin rasanya begitu istimewa.

Salah seorang pengunjung dari Kota Bandar Lampung Retno mengatakan, ia biasanya menikmati otak-otak di warung-warung yang ada di pinggir jalan, rasa otak-otaknya enak dan lezat, dan berbeda dengan otak-otak yang ada di tempat lain. Selain otak-otak, Retno juga suka menikmati sajian Iwan yang berkuah, rasanya juga enak dan segar, bikin mata jadi melek kalau lagi ngantuk.

Otak-otak Kota Agung terbuat dari daging ikan segar yang diambil langsung dari hasil tangkapan nelayan pesisir selatan Lampung. Biasanya menggunakan ikan tenggiri atau ikan kakap yang teksturnya padat namun lembut. Daging ikan dihaluskan, lalu dicampur dengan bumbu rahasia: bawang putih, merica, garam, sedikit gula, dan santan kental yang bikin rasanya makin gurih dan tidak kering.

Campuran adonan kemudian dibungkus rapi dengan daun pisang yang sudah dibersihkan, lalu dibakar di atas bara api. Proses pembakaran inilah yang memberikan aroma wangi khas daun pisang yang meresap sampai ke dalam daging ikan. Teksturnya kenyal namun empuk, tidak terlalu padat, dengan rasa gurih alami ikan yang berpadu sempurna dengan bumbu.

Biasanya otak-otak Kota Agung disajikan hangat-hangat dengan dua jenis saus pelengkap: saus kacang yang kental manis pedas, atau saus cuka pedas segar dengan irisan cabai rawit dan bawang merah. Ada juga yang suka memakannya langsung tanpa saus untuk lebih merasakan rasa asli dari ikan segarnya.
Satu porsi otak-otak biasanya berisi 5-10 potong, dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Bisa dimakan langsung sebagai camilan sore, atau dijadikan lauk pendamping nasi hangat dan sambal lampung yang pedas nendang.


Jika kamu berkunjung ke Kota Agung, jangan lewatkan berhenti di pusat jajanan sekitar Pasar Kota Agung atau warung-warung pinggir jalan di sepanjang Jalan Lintas Barat Sumatera. Banyak penjual otak-otak yang sudah melestarikan resep turun-temurun selama puluhan tahun, seperti di kawasan Simpang Tiga atau dekat Pelabuhan Kota Agung.

Bahkan otak-otak ini sering dijadikan oleh-oleh khas wajib bagi wisatawan yang pulang dari Kota Agung. Penjual biasanya menyediakan kemasan vakum agar otak-otak tetap awet dan rasanya tidak berubah saat dibawa ke luar kota.

Bagi warga Kota Agung, otak-otak bukan sekadar camilan lezat. Ini adalah bagian dari identitas budaya dan kebersamaan. Seringkali makanan ini hadir di acara syukuran, pertemuan keluarga, hingga menyambut tamu kehormatan. Resepnya pun terus dijaga keasliannya dari generasi ke generasi, meski kini mulai muncul variasi baru seperti otak-otak isi keju atau pedas ekstra.

Kalau kamu berencana mampir ke Lampung Selatan, pastikan meluangkan waktu untuk mencicipi kelezatan otak-otak Kota Agung. Satu gigitan saja, dijamin kamu akan jatuh cinta pada rasa gurih alami laut yang dibungkus dengan hangatnya tradisi!
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....