Kopi Susu Gula Aren, Nikmat tapi Perlu Bijak dalam Konsumsi

  • 22 Feb 2026 22:17 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Kopi susu dengan gula aren semakin populer di Indonesia. Rasanya manis dan aroma khas gula aren membuat minuman ini banyak digemari. Namun, meski terasa lezat, konsumsi berlebihan dapat berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang.

Gula aren memang dianggap lebih alami dibanding gula pasir karena mengandung beberapa mineral, tetapi kandungan gulanya tetap tinggi. Minuman manis ini jika dikonsumsi berlebihan berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, hingga gangguan jantung. Susu full cream yang sering ditambahkan juga mengandung lemak jenuh yang perlu diperhatikan.

Agar kopi susu gula aren tetap aman dikonsumsi, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan:

  1. Batasi Jumlah Gula
    Kurangi takaran gula aren atau gunakan dalam porsi kecil. Alternatif lain, kombinasikan dengan susu rendah lemak atau susu nabati.
  2. Perhatikan Porsi Minuman
    Satu cangkir ukuran sedang cukup. Hindari meminum beberapa gelas per hari.
  3. Gunakan Susu Rendah Lemak atau Alternatif Nabati
    Susu skim, susu kedelai, atau oat milk bisa menjaga rasa creamy namun lebih rendah lemak.
  4. Seimbangkan dengan Pola Hidup Sehat
    Sertakan aktivitas fisik rutin, konsumsi makanan bergizi, dan cukup minum air putih.
  5. Hindari Topping dan Sirup Berkalori Tinggi
    Penambahan whipped cream, cokelat, atau sirup karamel bisa meningkatkan kalori tanpa manfaat gizi signifikan.

Kunci utama menikmati kopi susu gula aren tetap aman adalah porsi dan frekuensi konsumsi. Dengan bijak dalam menikmati minuman favorit ini, kenikmatan rasa manis dan aroma gula aren bisa tetap dinikmati tanpa membahayakan kesehatan tubuh.

Selain itu, penting juga untuk memantau kesehatan tubuh secara rutin, seperti kadar gula darah dan kolesterol, terutama jika kebiasaan minum kopi manis sudah menjadi rutinitas harian. Dengan cara ini, kopi susu gula aren tetap menjadi teman nikmat di sela aktivitas tanpa risiko kesehatan yang berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....