Pantangan Makanan Saat Imlek 2026 yang Perlu Diperhatikan

  • 28 Jan 2026 23:21 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Perayaan Imlek 2026 akan segera tiba, dan masyarakat Tionghoa di Indonesia tengah bersiap menyambut Tahun Kuda Api. Selain tradisi membersihkan rumah, menyalakan petasan, dan berkumpul bersama keluarga, salah satu aspek penting yang sering diperhatikan adalah pantangan makanan saat Imlek.

Menurut budaya Tionghoa, makanan memiliki makna simbolis dan dipercaya membawa keberuntungan atau kesialan. Beberapa pantangan makanan yang perlu diperhatikan selama Imlek 2026 antara lain:

  1. Ayam Potong Kepala
    Ayam utuh sering disajikan, namun jangan memotong kepala ayam saat makan karena dipercaya dapat memutus rezeki atau keberuntungan keluarga.
  2. Makanan Pahit
    Hidangan yang terlalu pahit, seperti sayur tertentu atau obat herbal, diyakini membawa kesialan. Imlek biasanya diisi dengan makanan manis dan bercita rasa gurih sebagai simbol kebahagiaan dan kemakmuran.
  3. Makanan yang Dihabiskan Terlalu Cepat
    Menyantap makanan dengan tergesa-gesa saat perayaan dapat dianggap “menghabiskan rezeki terlalu cepat”. Sebaiknya, makan dengan perlahan dan penuh kesadaran akan simbol keberuntungan tiap hidangan.
  4. Tumis Lobak atau Akar Sayur Pahit
    Beberapa jenis sayuran akar tertentu dipercaya membawa kesialan karena kata-kata terkait keberuntungan dalam bahasa Hokkien atau Mandarin memiliki konotasi negatif.

Selain pantangan, ada juga makanan yang dianjurkan saat Imlek, seperti ikan (simbol kelimpahan), jeruk dan mandarin (simbol rezeki), kue keranjang (simbol pertumbuhan dan kemajuan), serta hidangan manis lainnya yang dipercaya membawa kebahagiaan.

Budaya pantangan makanan saat Imlek 2026 ini tidak hanya dijalankan untuk mematuhi tradisi, tetapi juga sebagai bentuk doa dan harapan agar keluarga tetap sehat, harmonis, dan makmur sepanjang tahun kuda api.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....