Kenali Gejala Henti Jantung dan Faktor Pemicunya
- 02 Jul 2024 21:06 WIB
- Bandar Lampung
KBRN Bandarlampung. Terhentinya fungsi jantung, atau dikenal juga sebagai sudden cardiac arrest, adalah kondisi di mana jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba. Ketika aliran darah ke otak dan organ lain terhenti, seseorang bisa kehilangan kesadaran, mengalami disabilitas, atau bahkan meninggal jika tidak segera ditangani.
Jika seseorang mengalami gejala henti jantung, segera hubungi layanan darurat medis. Banyak negara yang sudah mengharuskan adanya Automated External Defibrillator (AED) di ruang publik. Jika memiliki akses ke AED, ikuti petunjuk perangkat untuk memberikan bantuan hingga bantuan medis tiba.
Dilansir dari website johnhopkinsmedicine.org, menurut dr. Jonathan Chrispin, ahli kardiologi dari Johns Hopkins dan pakar aritmia ventrikel, pada beberapa kasus henti jantung mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali. Namun, gejala berikut ini dapat terjadi sebelum henti jantung:
Merasa sangat lelah tanpa alasan jelas
Sensasi pusing atau melayang.
Sulit bernapas atau napas pendek.
Perasaan mual yang tidak berhubungan dengan makanan.
Nyeri atau ketidaknyamanan di dada.
Detak jantung yang berdebar keras.
Kehilangan kesadaran atau pingsan.
Gejala-gejala ini bisa mengancam nyawa. Jika mengalami masalah jantung seperti nyeri dada, pusing, sesak napas, atau mati rasa tiba-tiba, segera hubungi layanan darurat atau pergi ke unit gawat darurat.
Untuk mengetahui apakah berisiko mengalami henti jantung, ada beberapa faktor gaya hidup dan hereditas dapat meningkatkan risiko henti jantung, antara lain:
Penyalahgunaan alkohol atau narkoba, riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau henti jantung tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kekurangan kalium atau magnesium (defisiensi nutrisi), obesitas, merokok.
Beberapa orang mungkin mengalami henti jantung tanpa faktor risiko yang jelas. Henti jantung lebih umum terjadi pada pria yang lebih tua dibandingkan wanita.
Dengan memahami gejala dan faktor pemicu henti jantung, kita bisa lebih mawas diri untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit kardiovaskular.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....