Cuaca Panas Picu Emosi dan Ganggu Kualitas Tidur

  • 29 Sep 2026 18:34 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Cuaca panas tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan secara fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi emosional dan kualitas tidur seseorang. Praktisi Bisnis Lingkungan, Bang Sap, dalam unggahan di media sosial menjelaskan, suhu udara yang tinggi membuat tubuh bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu normal.

Melalui akun instagram @abangsap_, ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat memicu keringat berlebih, tubuh lebih cepat lelah, konsentrasi menurun, hingga munculnya rasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan fisik inilah yang disebut dapat meningkatkan emosi negatif.

Menurutnya, cuaca panas tidak secara otomatis membuat seseorang menjadi mudah marah. Namun, kondisi tubuh yang tidak nyaman akibat suhu tinggi dapat memengaruhi ketahanan emosional.

Selain pada siang hari, dampak cuaca panas juga dapat dirasakan pada malam hari. Suhu yang tinggi dapat mengganggu kualitas tidur, yang berperan penting dalam pemulihan kondisi fisik dan mental.

Bang Sap mengutip sebuah studi yang dimuat dalam JAMA Psychiatry di Amerika Serikat, yang menemukan adanya keterkaitan antara paparan panas ekstrem dan peningkatan kunjungan ke instalasi gawat darurat dengan keluhan terkait kesehatan mental pada sejumlah sampel rumah sakit. Ia juga menilai, kondisi lingkungan perkotaan perlu mendapat perhatian, termasuk melalui penyediaan ruang terbuka hijau, kawasan yang teduh, serta bangunan dengan ventilasi yang baik.

Menurutnya, keberadaan ruang hijau dan lingkungan yang nyaman tidak hanya berkaitan dengan estetika kota, tetapi juga dapat mendukung kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Masyarakat pun diimbau tetap menjaga kondisi tubuh saat cuaca panas, termasuk mencukupi kebutuhan cairan, mengurangi aktivitas di bawah terik matahari, serta menjaga kualitas istirahat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....