Leher Berdenyut Kuat, Waspadai Regurgitasi Aorta

  • 22 Sep 2026 12:07 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Leher yang terlihat berdenyut atau bergerak kuat secara terus-menerus kerap dianggap sebagai kedutan otot biasa. Namun, kondisi tersebut ternyata dapat menjadi tanda adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan, denyutan kuat pada leher dapat dikenal sebagai Corrigan’s Sign atau dancing carotid. Tanda tersebut dapat ditemukan pada kondisi regurgitasi aorta.

Melalui akun instagram resmi @adamprabata, ia menjelaskan bahwa regurgitasi aorta terjadi ketika katup aorta tidak dapat menutup dengan sempurna. Akibatnya, sebagian darah yang telah dipompa keluar dari jantung kembali masuk ke ruang jantung.

Untuk memahaminya, mekanisme katup aorta dapat dianalogikan seperti pintu satu arah. Ketika pintu tidak tertutup rapat, air yang sudah dialirkan dapat kembali masuk. Hal serupa terjadi pada aliran darah ketika katup aorta mengalami kebocoran.

Kondisi tersebut membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika berlangsung dalam jangka panjang dan tidak mendapatkan penanganan, regurgitasi aorta dapat menyebabkan pembesaran jantung hingga gagal jantung.

Sementara itu, denyutan yang terlihat jelas pada leher berkaitan dengan perubahan tekanan darah. Saat jantung memompa darah, pembuluh darah di leher dapat berdenyut lebih kuat dan kemudian kembali mengempis dengan cepat.

Meski demikian, leher yang berdenyut tidak selalu berarti seseorang mengalami regurgitasi aorta. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebabnya.

Karena itu, apabila denyutan pada leher terlihat tidak biasa, berlangsung terus-menerus, atau disertai keluhan lain seperti sesak napas, nyeri dada, mudah lelah, maupun jantung berdebar, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....