Hindari Merokok Setelah Makan, Perhatikan Dampaknya
- 17 Sep 2026 10:35 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Kebiasaan merokok setelah makan perlu menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu proses pencernaan dan meningkatkan risiko paparan asap rokok bagi orang-orang di sekitar, terutama anak-anak dan bayi.
Dalam sebuah edukasi kesehatan yang disampaikan oleh dr.Dion Haryadi melalui akun Instagramnya, disampaikan bahwa sistem pencernaan bekerja aktif setelah seseorang mengonsumsi makanan. Pada kondisi tersebut, nikotin dari rokok dapat terserap ke dalam tubuh dan berpotensi memengaruhi proses pencernaan.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa perokok dapat mengalami gangguan dalam penyerapan zat gizi dari makanan dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. Namun, dampak tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan perlu dipahami berdasarkan bukti ilmiah yang relevan.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari kebiasaan merokok, termasuk setelah makan. Bagi mereka yang sedang berusaha berhenti atau mengurangi konsumsi rokok, menghindari rokok setelah makan dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi kebiasaan tersebut.
Selain dampak terhadap perokok, perhatian juga perlu diberikan terhadap lingkungan sekitar. Kebiasaan merokok di tempat makan, terlebih ketika sedang berkumpul bersama keluarga, dapat menyebabkan orang lain ikut menghirup asap rokok.
Anak-anak dan bayi yang berada di sekitar perokok berisiko terpapar asap rokok pasif. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak merokok di tempat makan atau ruang bersama yang terdapat anak-anak dan anggota keluarga lainnya.
Menghindari rokok bukan hanya untuk menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar dari paparan asap rokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....