Cegah Stunting sejak Dini Kunci Emas 1000 Hari Pertama Kehidupan
- 16 Sep 2026 14:21 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID Bandar Lampung - Stunting atau kerdil adalah kondisi pertumbuhan anak terhambat akibat kekurangan gizi jangka panjang. Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan lebih pendek dibandingkan anak seusianya, dan dampaknya tidak hanya pada fisik, melainkan juga pada kecerdasan, daya tahan tubuh, hingga masa depan.
Kabar baiknya, stunting dapat dicegah. Kuncinya ada pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK), yang merupakan periode emas yang dimulai sejak ibu hamil hingga anak berusia 2 tahun. Ini adalah waktu paling tepat untuk memberikan asupan gizi terbaik, karena di sinilah pertumbuhan otak dan tubuh anak berlangsung paling cepat.
Langkah Pencegahan yang Harus Dilakukan
1. Ibu Hamil: Perhatikan Gizi Seimbang, Sejak mengetahui kehamilan, ibu wajib mengonsumsi makanan bergizi lengkap — karbohidrat, protein, lemak sehat, sayur, buah, serta minum tablet tambah darah secara rutin. Pemeriksaan kehamilan ke bidan atau puskesmas secara berkala juga penting untuk memantau kesehatan ibu dan janin.
2. Kelahiran & ASI Eksklusif, Lahir cukup bulan dan dengan berat badan normal adalah awal yang baik. Setelah lahir, berikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama tanpa tambahan makanan atau minuman lain. ASI mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi serta kekebalan alami untuk melindunginya dari penyakit.
3. Makanan Pendamping ASI Bergizi, Setelah usia 6 bulan, mulai berikan makanan pendamping ASI yang kaya gizi — berisi nasi, lauk hewani, sayur, buah, dan lemak. Berikan makanan beragam, tekstur sesuai kemampuan anak, dan lanjutkan pemberian ASI hingga usia 2 tahun atau lebih.
4. Kebersihan & Perawatan Kesehatan, Lingkungan bersih, air minum aman, serta cuci tangan pakai sabun membantu anak terhindar dari infeksi yang mengganggu penyerapan gizi. Pastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap dan periksa pertumbuhannya setiap bulan ke posyandu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....