Dampak Minum Sparkling Water untuk Kesehatan

  • 13 Sep 2026 15:52 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Sparkling water atau air berkarbonasi semakin populer sebagai pilihan minuman bagi masyarakat yang ingin mengurangi konsumsi minuman manis. Sensasi soda dan rasa menyegarkan membuat minuman ini kerap dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat dibandingkan soda ber gula. Namun, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan jika dikonsumsi secara rutin.

Secara umum, sparkling water merupakan air yang mengandung karbon dioksida sehingga menghasilkan gelembung dan sensasi berkarbonasi. Produk yang tidak mengandung tambahan gula, pemanis, maupun bahan lain pada dasarnya tetap memberikan manfaat utama seperti hidrasi.

Salah satu manfaat utama sparkling water adalah kemampuannya membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Bagi sebagian orang, sensasi berkarbonasi dapat membuat air terasa lebih menarik sehingga mereka lebih mudah meningkatkan konsumsi air.

Sparkling water tanpa tambahan gula juga dapat menjadi pilihan bagi orang yang sedang mengurangi konsumsi minuman berpemanis. Dibandingkan minuman bersoda yang umumnya mengandung gula dalam jumlah tinggi, air berkarbonasi tawar memiliki kalori yang sangat rendah atau bahkan nol.Karbonasi pada sparkling water dapat menyebabkan sebagian orang mengalami sendawa atau rasa penuh di perut. Pada individu tertentu, kondisi tersebut mungkin terasa tidak nyaman, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Meski demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa air berkarbonasi berpotensi memberikan manfaat tertentu bagi sistem pencernaan, termasuk membantu sebagian orang yang mengalami masalah sembelit. Namun, respons tubuh dapat berbeda-beda sehingga sparkling water tidak dapat dianggap sebagai pengobatan untuk gangguan pencernaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....