Kualitas Air di Rumah ternyata Berpengaruh pada Skin Barrier
- 13 Sep 2026 15:56 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Perawatan kulit tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan. Kualitas air yang digunakan sehari-hari di rumah juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang memiliki rutinitas perawatan kulit secara intensif.
Air digunakan untuk berbagai aktivitas yang bersentuhan langsung dengan kulit, mulai dari mandi, mencuci wajah, hingga membersihkan tubuh. Kondisi air yang kurang baik, misalnya terlalu keras atau mengandung zat tertentu dalam kadar yang mengganggu, pada sebagian orang dapat membuat kulit terasa kering atau tidak nyaman.
| Baca juga: Malas Mengunyah Bisa Picu Perut Begah |
Hal tersebut menjadi perhatian bagi Yasmin, seorang Mahasiswi Teknokrat Kota Bandar Lampung yang rutin melakukan treatment kecantikan setiap bulan. Menurutnya, menjaga kondisi kulit tidak cukup hanya dengan mengandalkan perawatan di klinik kecantikan. “Sekarang saya lebih memperhatikan hal-hal kecil dalam perawatan kulit, termasuk air yang digunakan untuk mencuci wajah dan mandi. Setelah treatment, kulit biasanya lebih sensitif sehingga saya berusaha menjaga rutinitas perawatan di rumah,” ujar Yasmin.
Menurut Yasmin, rutinitas perawatan bulanan membuatnya semakin memperhatikan kondisi kulit sehari-hari. Ia mengaku mulai memilih produk perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit dan berusaha menghindari kebiasaan yang dapat membuat kulit menjadi lebih kering atau mengalami iritasi.
Skin barrier merupakan lapisan pelindung terluar kulit yang berperan membantu mempertahankan kelembapan sekaligus melindungi kulit dari berbagai faktor lingkungan. Ketika fungsi pelindung tersebut terganggu, kulit dapat menjadi lebih kering, sensitif, kemerahan, atau mudah mengalami iritasi.
Selain faktor air, kondisi skin barrier juga dapat dipengaruhi oleh banyak hal, seperti penggunaan produk yang tidak sesuai, terlalu sering mencuci wajah, paparan sinar matahari, cuaca, serta kebiasaan perawatan kulit. Karena itu, kualitas air sebaiknya dipandang sebagai salah satu bagian dari keseluruhan lingkungan perawatan kulit, bukan satu-satunya penyebab masalah skin barrier.
Bagi masyarakat yang merasa air di rumah menyebabkan kulit menjadi lebih kering atau tidak nyaman, kondisi tersebut dapat diperhatikan lebih lanjut. Salah satu langkah sederhana adalah memastikan sumber air bersih, menjaga kebersihan tempat penampungan, serta menggunakan produk pembersih yang lembut dan tidak berlebihan.
Kesadaran terhadap kualitas air dan kebiasaan perawatan kulit menjadi semakin penting di tengah meningkatnya tren kecantikan di kalangan remaja. Perawatan kulit sebaiknya dilakukan secara bijak dan disesuaikan dengan kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren. Dengan menjaga kebersihan air, menggunakan produk yang sesuai, serta tidak berlebihan dalam melakukan perawatan, masyarakat dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Jika muncul iritasi atau keluhan kulit yang menetap, konsultasi dengan dokter kulit atau tenaga kesehatan menjadi pilihan yang lebih tepat daripada menambah produk atau melakukan treatment secara sembarangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....