Pekerja Lapangan Wajib Tahu, Tips Cegah Dehidrasi dan Heatstroke
- 27 Agt 2026 17:05 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung : Cuaca panas terik yang melanda dalam beberapa waktu terakhir menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi warga yang harus terus beraktivitas di luar ruangan. Para pekerja lapangan mulai dari pengemudi ojek online (ojol), pedagang kaki lima, hingga petugas kebersihan, menjadi kelompok yang paling rentan terpapar risiko kesehatan akibat suhu ekstrem.
Paparan panas matahari yang menyengat tanpa perlindungan tepat dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti dehidrasi, sunburn (kulit terbakar matahari), hingga kondisi berbahaya seperti heat exhaustion dan heatstroke.
Berikut beberapa langkah penting yang wajib dilakukan saat terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan di tengah cuaca panas terik:
1. Cukupi Asupan Air Putih Tanpa Menunggu Haus
Saat beraktivitas di bawah terik matahari, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit lebih cepat melalui keringat. Bagi pekerja lapangan, sangat disarankan untuk selalu membawa botol air minum (tumbler) dan meminumnya secara berkala. Hindari mengandalkan minuman bersoda, tinggi gula, atau tinggi kafein karena dapat mempercepat proses dehidrasi tubuh.
2. Pakai Pakaian Pelindung yang Tepat
Gunakan pakaian berbahan ringan, longgar, dan menyerap keringat seperti katun. Pilih pakaian berlengan panjang atau gunakan manset untuk melindungi kulit lengan dari paparan UV langsung. Pengemudi ojol dan pedagang juga disarankan memanfaatkan jaket berwarna cerah, topi, serta kaca mata hitam (sun glasses) untuk melindungi mata dari silau dan debu jalanan.
3. Rutin Menggunakan Sunscreen (Tabir Surya)
Oleskan tabir surya (sunscreen) dengan minimal SPF 30++ pada bagian kulit yang terbuka, seperti wajah, leher, dan tangan, sekitar 15–30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan. Jangan lupa untuk mengoleskan ulang (re-apply) setiap 2–3 jam sekali, terutama jika tubuh banyak berkeringat.
4. Manfaatkan Waktu Berteduh Secara Berkala
Jangan memaksakan diri berada di bawah terik matahari terlalu lama. Cari area berteduh yang sejuk atau ber-AC setiap beberapa jam sekali untuk menurunkan suhu tubuh. Pengemudi ojol disarankan memanfaatkan waktu jeda antar-pesanan untuk berteduh di tempat yang rindang.
5. Kenali Sinyal Bahaya Tubuh
Penting bagi para pekerja lapangan untuk peka terhadap respons tubuh sendiri. Jika mulai merasakan gejala seperti pusing, mual, lemas berlebihan, jantung berdetak kencang, atau kram otot, segera hentikan aktivitas, berpindah ke tempat sejuk, dan minum air dingin secara perlahan.
Menjaga kondisi fisik di tengah tuntutan pekerjaan luar ruangan memang bukan hal yang mudah. Namun, dengan persiapan yang matang dan kepedulian terhadap sinyal tubuh, risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas ekstrem dapat diminimalkan sehingga aktivitas harian tetap berjalan produktif dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....