Tren Ergonomi WFH: Meningkatnya Kasus Tech-Neck di Kalangan Pekerja Digital

  • 19 Agt 2026 05:00 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi mencatat peningkatan kasus nyeri leher dan punggung atau tech-neck syndrome pada pekerja digital di Bandar Lampung. Kondisi ini dipicu oleh kebiasaan menunduk dalam durasi lama saat menggunakan gawai maupun laptop dengan posisi tubuh tidak ergonomis.

Beban berlebih pada otot leher akibat posisi kepala yang terlalu condong ke depan dapat menyebabkan ketegangan otot kronis hingga penyempitan saraf. Gejala awal umumnya ditandai dengan pegal berulang di area pundak, pusing, hingga kesemutan pada jari tangan.

Para ahli menyarankan penerapan aturan 20-20-20 dan penyesuaian ketinggian layar monitor agar sejajar dengan pandangan mata. Penggunaan kursi kerja yang menopang tulang belakang serta jeda peregangan otot setiap jam sangat dianjurkan untuk mencegah kerusakan permanen.

Masyarakat diimbau untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika mengalami nyeri leher yang tak kunjung membaik. Penanganan dini melalui fisioterapi dan perbaikan postur tubuh dinilai efektif memulihkan kondisi otot yang tegang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....