Sering Menunduk Main HP Bisa Picu Migrain dan CTS
- 13 Agt 2026 14:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kebiasaan menggunakan telepon seluler dalam waktu lama dengan posisi tubuh yang salah dapat memicu berbagai keluhan kesehatan. Salah satunya sakit kepala hingga gangguan pada otot dan saraf tangan.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, menjelaskan posisi kepala yang terlalu menunduk saat menatap layar menjadi salah satu kebiasaan yang perlu dihindari. Menurutnya, posisi tersebut membuat leher dan otot di sekitar kepala bekerja lebih keras. Ketegangan yang berlangsung lama dapat memicu sakit kepala atau migrain pada sebagian orang.
“Kalau orang biasa main HP dengan badan condong ke depan dan kepala terlalu menunduk, otot leher menjadi tegang,” ujar dr. Tirta dalam unggahan video di akun instagram resmi @dr.tirta.
Ia juga mengingatkan kebiasaan memegang ponsel dalam waktu lama dapat memberikan tekanan berlebih pada jari dan pergelangan tangan. Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah menjadikan jari kelingking sebagai penyangga bagian bawah ponsel.
Jika dilakukan terus-menerus, posisi tersebut dapat menyebabkan tekanan dan perubahan pada jari. Selain itu, penggunaan gawai dalam durasi panjang, terutama untuk bermain gim, dapat meningkatkan risiko keluhan pada saraf tangan seperti Carpal Tunnel Syndrome atau CTS.
CTS terjadi ketika saraf median di area pergelangan tangan mengalami tekanan. Keluhannya dapat berupa kesemutan, mati rasa, nyeri atau rasa lemah pada tangan.
Dr. Tirta mengatakan keluhan tersebut dapat muncul akibat aktivitas tangan yang dilakukan berulang dalam waktu lama. Untuk mengurangi risikonya, masyarakat disarankan memperhatikan posisi tubuh ketika menggunakan gawai.
Layar ponsel sebaiknya diupayakan lebih sejajar dengan pandangan sehingga kepala tidak terus-menerus menunduk. Pengguna juga perlu memberikan jeda secara berkala, terutama ketika menggunakan ponsel dalam waktu lama.
Peregangan ringan pada leher, bahu, tangan dan jari dapat dilakukan untuk mengurangi ketegangan. Dengan memperbaiki postur dan membatasi penggunaan gawai secara terus-menerus, risiko gangguan pada otot, kepala dan saraf tangan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....