Poltekkes Bentuk Kader TB Perkuat Pendampingan Pengobatan Pasien
- 06 Agt 2026 05:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Tim dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang membentuk dan melatih kader Tuberkulosis (TB) di wilayah kerja Puskesmas Panjang, Kota Bandar Lampung. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan pasien TB paru melalui penguatan peran Pengawas Minum Obat (PMO).
Berdasarkan data, Case Detection Rate (CDR) TB di Kota Bandar Lampung mencapai 40 persen. Sementara itu, angka kesembuhan (cure rate) TB paru terkonfirmasi bakteriologis baru mencapai 43,2 persen atau 1.153 dari 2.623 kasus yang ditemukan dan diobati. Adapun angka kematian selama pengobatan tercatat sebesar 1,8 persen atau 48 kasus.
Hasil survei di Puskesmas Panjang juga menunjukkan angka konversi pasien TB pada 2023 masih sebesar 70 persen atau belum memenuhi target. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat, penurunan imunitas, kurangnya asupan gizi, serta rendahnya motivasi pasien dan dukungan keluarga.
Ketua Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, Siti Aminah, mengatakan keterbatasan jumlah kader TB yang selama ini lebih banyak berfokus pada penjaringan suspek menjadi salah satu alasan perlunya penguatan kapasitas kader sebagai PMO.
"Target kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi terbentuknya kelompok kader TB, pelaksanaan pelatihan bagi kader TB, pendampingan kader dalam menjalankan tugas sebagai Pengawas Minum Obat (PMO), serta penyediaan logbook sebagai sarana pencatatan dan pemantauan kegiatan kader," kata Siti Aminah, Rabu 5 Agustus 2026.
Sejak April 2026, tim telah membentuk kelompok yang terdiri atas 10 kader TB. Setiap kader ditugaskan mendampingi enam pasien TB paru, yakni tiga pasien yang menjalani pengobatan fase intensif dan tiga pasien pada fase lanjutan, sehingga kepatuhan minum obat dapat dipantau secara berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang yang terdiri atas Siti Aminah, S.Pd., M.Kes., sebagai ketua tim, Maria Tuntun, S.Pd., M.Biomed., dan Lendawati, M.Si., dengan melibatkan empat mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Melalui pembentukan dan pendampingan kader TB, diharapkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi meningkat sehingga dapat mendukung keberhasilan pengobatan, menekan angka putus berobat, serta membantu upaya pengendalian tuberkulosis di Kota Bandar Lampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....