Apa yang Terjadi pada Tubuh saat Menahan Bersin?
- 31 Jul 2026 07:53 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Bersin merupakan refleks alami tubuh untuk mengeluarkan debu, kuman, alergen, atau partikel lain yang mengiritasi saluran pernapasan. Namun, dalam situasi tertentu, seperti saat berada di ruang rapat, tempat ibadah, atau kendaraan umum, tidak sedikit orang yang memilih menahan bersin karena merasa sungkan atau khawatir mengganggu orang lain. Padahal, kebiasaan menahan bersin sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena dapat memberikan tekanan yang cukup besar pada tubuh.
Saat bersin terjadi, tubuh secara alami mengeluarkan udara bertekanan tinggi melalui hidung dan mulut. Proses ini bertujuan membersihkan saluran pernapasan dari benda asing yang masuk. Ketika bersin ditahan dengan menutup rapat hidung dan mulut, udara yang seharusnya keluar akan tertahan sehingga tekanan di dalam saluran pernapasan meningkat. Tekanan tersebut dapat menyebar ke telinga, sinus, hingga bagian tenggorokan.
Dalam sebagian besar kasus, menahan bersin hanya menimbulkan rasa tidak nyaman atau telinga terasa penuh untuk sementara waktu. Namun, pada kondisi tertentu, tekanan yang tinggi berpotensi menyebabkan gangguan, seperti nyeri pada telinga, iritasi di saluran hidung, atau memperparah masalah pada gendang telinga yang sebelumnya sudah ada. Meski jarang terjadi, sejumlah laporan medis juga mencatat adanya cedera pada tenggorokan atau pembuluh darah akibat menahan bersin dengan sangat kuat.
Cara terbaik ketika ingin bersin adalah membiarkannya keluar secara alami sambil menerapkan etika bersin yang benar. Tutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau bagian dalam siku, bukan telapak tangan, agar percikan tidak menyebar ke orang lain. Setelah itu, segera buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer untuk membantu mencegah penularan penyakit.
Jika Anda sering bersin berulang kali, terutama disertai hidung tersumbat, gatal, mata berair, atau berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut bisa jadi berkaitan dengan alergi, infeksi virus, atau gangguan kesehatan lainnya. Apabila keluhan tidak kunjung membaik atau disertai gejala yang lebih berat, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Pada akhirnya, bersin adalah mekanisme perlindungan alami tubuh yang berfungsi menjaga saluran pernapasan tetap bersih. Daripada menahannya, lebih baik terapkan kebiasaan bersin yang benar dan menjaga kebersihan diri agar tetap melindungi kesehatan diri sendiri maupun orang di sekitar. Dengan cara sederhana ini, kita dapat menghargai etika di ruang publik tanpa mengabaikan fungsi alami tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....