Cuaca Panas Picu Tenggorokan Kering meski Rajin Minum Air

  • 28 Jul 2026 07:53 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Tenggorokan kering saat cuaca panas tidak selalu disebabkan kurang minum air putih. Suhu udara yang tinggi juga dapat menguapkan lapisan pelindung alami di tenggorokan sehingga memicu batuk, meski kebutuhan cairan tubuh telah tercukupi.

Dokter sekaligus pegiat edukasi kesehatan, dr. Cecep Hermawan, menjelaskan kondisi tersebut merupakan respons alami tubuh ketika terpapar cuaca panas ekstrem. Menurutnya, panas berlebih membuat cairan pelumas di tenggorokan menguap sehingga lapisan mukosa menjadi kering.

Akibatnya, lendir di saluran pernapasan mengental dan silia atau rambut getar yang berfungsi menyapu debu serta kotoran tidak dapat bekerja secara optimal. Melalui akun instagram resmi @cecephermawann, ia mengatakan, bahwa kondisi ini menyebabkan partikel asing lebih mudah menempel di tenggorokan dan memicu refleks batuk.

Untuk membantu mengurangi keluhan tersebut, dr. Cecep menyarankan masyarakat menjaga kelembapan tenggorokan dengan mengonsumsi madu yang dipadukan dengan jahe, kayu manis, daun saga, dan jeruk nipis.

Ia menjelaskan, kombinasi bahan tersebut mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi dan antibakteri sehingga dapat membantu menenangkan tenggorokan, menjaga kelembapannya, sekaligus mendukung daya tahan tubuh. Selain mengonsumsi cairan yang cukup, masyarakat juga dianjurkan menghindari paparan panas berlebihan dan menjaga kondisi tubuh agar saluran pernapasan tetap sehat, terutama saat cuaca terik berlangsung dalam waktu lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....