Buku Jadi Teman, Kecemasan Perlahan Berkurang
- 28 Jun 2026 11:44 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Membaca buku ternyata bukan hanya aktivitas untuk menambah pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi cara sederhana menjaga kesehatan mental. Sebuah riset menunjukkan kebiasaan membaca buku untuk kesenangan dapat membantu menurunkan risiko stres, kecemasan, hingga gejala depresi.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Adam Prabata, mengungkapkan bahwa membaca buku secara rutin memiliki manfaat psikologis yang cukup besar. Melalui unggahan di akun X pribadinya @AdamPrabata, ia menjelaskan, membaca empat buku dalam setahun disebut sudah dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan mental.
“Tahukah kalian bahwa hanya dengan membaca 4 buku rekreasional per tahun saja, risiko mengalami stres psikologis, kecemasan, dan gejala depresi bisa turun secara signifikan?” tulis dr. Adam.
Menurutnya, manfaat tersebut sejalan dengan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American College Health oleh Levine dan kolega pada 2022. Penelitian itu menemukan bahwa kebiasaan membaca untuk kesenangan berkaitan dengan penurunan tekanan psikologis.
Membaca buku dinilai dapat membantu mengurangi frustrasi terhadap kebutuhan psikologis dasar seseorang. Selain itu, aktivitas ini juga membantu menciptakan pikiran yang lebih tenang serta menurunkan keluhan terkait kecemasan dan depresi.
“Konsisten membaca berasosiasi dengan pikiran lebih tenang, kecemasan berkurang, dan keluhan depresi menurun,” jelas Adam.
Dr. Adam menyebut membaca menjadi salah satu bentuk perawatan diri yang mudah dilakukan di tengah kesibukan. Aktivitas ini juga tidak membutuhkan biaya besar, namun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan mental.
Ia mengajak masyarakat mulai membangun kebiasaan membaca secara perlahan, misalnya dengan menyediakan waktu 15 hingga 20 menit setiap hari untuk membaca buku yang disukai.
“Coba deh ambil satu buku yang benar-benar kalian penasaran, baca 15–20 menit sehari,” sarannya.
Dengan menjadikan membaca sebagai kebiasaan, masyarakat tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga memberi ruang bagi pikiran untuk lebih rileks dan terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....