Malas Mengunyah Bisa Picu Perut Begah

  • 05 Jun 2026 08:09 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kebiasaan makan terburu-buru dan malas mengunyah makanan ternyata tidak bisa dianggap sepele. Selain mengganggu proses pencernaan, kebiasaan tersebut juga dapat memicu gangguan pada lambung hingga menyebabkan rasa tidak nyaman di perut.

Influencer kesehatan sekaligus dokter umum, dr. Gia Pratama, menjelaskan bahwa proses mengunyah merupakan tahap awal yang sangat penting dalam sistem pencernaan tubuh. Namun, proses ini sering kali diabaikan banyak orang.

Menurut dr. Gia, gigi memiliki peran sebagai “gerbang pertama” yang membantu makanan lebih mudah diproses tubuh sebelum masuk ke lambung dan usus.

“Gigi adalah gerbang pertama yang menentukan nasib makanan di dalam tubuh,” ujar dr. Gia dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @giapratamamd.

Ia menjelaskan, proses mengunyah tidak hanya menghancurkan makanan secara mekanis, tetapi juga membantu mencampurkan makanan dengan air liur dan enzim pencernaan. Kondisi tersebut membuat makanan menjadi lebih lembut dan mudah diproses organ pencernaan berikutnya.

Sebaliknya, jika makanan langsung ditelan dalam kondisi masih kasar, lambung harus bekerja lebih keras untuk menghancurkannya.

“Lambung menerima bahan mentah yang seharusnya diselesaikan di mulut,” katanya.

Akibatnya, produksi asam lambung meningkat dan proses pencernaan menjadi lebih lambat. Kondisi tersebut dapat memicu keluhan seperti begah, panas di dada, mual, hingga gastroesophageal reflux disease (GERD).

Dr. Gia mengingatkan masyarakat agar lebih menghargai proses makan dengan mengunyah makanan secara perlahan dan benar. Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kesehatan lambung dan mencegah gangguan pencernaan jangka panjang.

“Ingatlah, tidak ada gigi di lambung. Gigi hanya ada di mulut,” katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....