Bijak Dampingi Anak saat Melihat Penyembelihan Hewan Kurban
- 11 Mei 2026 08:58 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Momentum Iduladha kerap dimanfaatkan keluarga untuk mengajak anak menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban. Namun, para ahli mengingatkan bahwa anak usia dini sebaiknya tidak melihat langsung proses tersebut karena berpotensi memengaruhi kesehatan mental mereka.
Muslim Mental Health Educator, Silmy Risman menjelaskan, anak di bawah usia tujuh tahun belum memiliki kemampuan kognitif yang cukup untuk memahami makna ibadah kurban secara utuh. Akibatnya, yang mereka tangkap hanyalah darah, rasa takut, dan proses penyembelihan itu sendiri.
"Anak-anak yang di bawah tujuh tahun akan menyerap informasi tanpa filter. Mereka tidak dapat memahami bahwa penyembelihan hewan adalah bagian dari aktivitas ibadah. Yang mereka lihat hanya darah, ketakutan, dan proses pemotongan itu sendiri," ujarnya melalui akun instagram resminya @silmyrismanofficial.
Ia mengatakan pengalaman melihat penyembelihan hewan secara langsung dapat meninggalkan kesan mendalam pada anak. Dalam beberapa kondisi, hal itu berisiko memicu trauma, rasa takut berlebihan, hingga perilaku agresif.
Selain itu, paparan terhadap adegan kekerasan tanpa penjelasan yang tepat juga dikhawatirkan membuat anak menganggap kekerasan sebagai hal yang normal. Karena itu, orang tua diminta lebih bijak dalam mendampingi anak selama perayaan Iduladha.
Orang tua dianjurkan untuk menyesuaikan kegiatan dengan usia dan kesiapan emosional anak. Sebagai alternatif, anak dapat dikenalkan pada nilai-nilai kurban melalui cara yang lebih ramah anak, seperti bercerita tentang makna berbagi, kepedulian sosial, dan pentingnya membantu sesama.
Pendampingan orang tua juga dinilai penting agar anak memperoleh pemahaman yang tepat tentang ibadah kurban tanpa harus mengalami tekanan psikologis. Masyarakat pun diimbau untuk semakin peduli terhadap kesehatan mental anak sejak dini, termasuk dalam menentukan tontonan maupun pengalaman yang mereka lihat secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....