Menkes Peringatkan Minuman Manis Picu Gagal Ginjal Dini
- 01 Mei 2026 06:11 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mewaspadai konsumsi minuman manis yang kini semakin marak. Tren minuman kekinian seperti boba, kopi susu gula aren, hingga minuman bersoda dinilai berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serius.
Dalam konten edukasi “Budi Gemar Sharing” di akun instagram @bgsadikin, Menkes menjelaskan bahwa kebiasaan mengonsumsi minuman tinggi gula secara berlebihan dapat menjadi salah satu pemicu utama penyakit gagal ginjal kronis. Kondisi ini bahkan kini tidak lagi didominasi kelompok usia lanjut, melainkan mulai banyak ditemukan pada usia produktif.
“Sekarang banyak anak muda sudah terkena gagal ginjal karena kebiasaan konsumsi minuman seperti ini,” ujarnya dalam unggahan media sosial.
Ia menjelaskan, konsumsi gula berlebih dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan tanpa disadari. Jika terus berlangsung, kondisi ini dapat berkembang menjadi penyakit kronis yang membutuhkan penanganan jangka panjang.
Selain berdampak pada kesehatan individu, Menkes juga menyoroti beban ekonomi yang ditimbulkan. Penyakit gagal ginjal disebut menguras anggaran negara hingga triliunan rupiah setiap tahunnya.
“Kamu setiap hari seperti mencicil penyakit gagal ginjal dari kebiasaan minum manis,” katanya.
Lebih lanjut, meningkatnya konsumsi minuman berpemanis turut dipengaruhi oleh kemudahan akses dan tren gaya hidup, terutama di kalangan generasi Z. Padahal, dalam satu sajian minuman kekinian, kandungan gula bisa melebihi batas konsumsi harian yang dianjurkan.
World Health Organization merekomendasikan agar konsumsi gula tambahan tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan energi harian, bahkan idealnya di bawah 5 persen untuk menjaga kesehatan. Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam memilih asupan harian dengan mengurangi konsumsi minuman manis serta memperbanyak air putih demi menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....