Waspada Pemanis Buatan, Minuman Rendah Gula Tak Selalu Aman
- 01 Mei 2026 05:12 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap konsumsi minuman berlabel rendah gula atau low sugar. Edukasi ini disampaikan melalui konten “Budi Gemar Sharing” di akun instagram @bgsadikin.
Dalam penjelasannya, Menkes mengungkap bahwa rasa manis pada minuman tidak selalu berasal dari gula alami. Banyak produk menggunakan pemanis buatan seperti Aspartam, Sukralos, dan Sakarin yang memiliki tingkat kemanisan jauh lebih tinggi dibandingkan gula biasa.
“Sejumput kecil saja bisa memberikan rasa manis hingga ratusan kali lipat dibanding gula,” ujar Menkes.
Namun demikian, ia menekankan bahwa efek pemanis buatan tidak sesederhana rasa manis yang dirasakan lidah. Ketika lidah mendeteksi rasa manis, otak secara alami bersiap menerima asupan gula. Akan tetapi, karena gula tidak benar-benar masuk ke dalam tubuh, kondisi ini dapat memicu rasa lapar yang muncul terus-menerus.
Fenomena ini disebut sebagai efek mengecoh tubuh, yaitu saat sinyal antara lidah dan metabolisme tidak berjalan selaras. Akibatnya, seseorang bisa terdorong untuk makan lebih banyak tanpa disadari.
Menkes juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terkecoh dengan label low sugar pada kemasan minuman. Menurutnya, rasa manis yang tetap kuat bisa menjadi indikasi adanya tambahan pemanis buatan.
“Kalau rasanya tetap manis, perlu dicurigai ada pemanis buatan yang digunakan,” ujarnya, menegaskan.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membaca komposisi produk, tidak hanya terpaku pada label kemasan. Kesadaran dalam memilih konsumsi harian dinilai penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....