Nikmatnya Sosis Bikin Ketagihan, Bahaya Kanker Mengancam Perlahan
- 16 Apr 2026 10:39 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap konsumsi makanan ultra-processed food (UPF), seperti sosis, yang kerap dianggap praktis dan aman. Dalam konten edukasi “Budi Gemar Sharing” di akun instagram @bgsadikin, Menkes dan dr. Gia menyoroti kebiasaan masyarakat yang memilih makanan instan saat lapar.
Padahal, di balik kepraktisannya, makanan olahan tersebut menyimpan risiko kesehatan jangka panjang. Dalam video tersebut, dokter Gia menjelaskan bahwa sosis yang terlihat seperti daging, ternyata tidak sepenuhnya mengandung daging asli. Bahkan, kandungan dagingnya bisa kurang dari 40 persen, sementara sisanya terdiri dari campuran tepung, perasa, pewarna, hingga bahan pengawet.
Menurutnya, bahan tambahan tersebut berpotensi menimbulkan dampak buruk jika dikonsumsi secara terus-menerus. Salah satu risiko yang diwaspadai adalah sifat karsinogenik, yaitu kemampuan suatu zat memicu perubahan sel normal menjadi sel kanker.
Menkes Budi menegaskan, makanan ultra-processed food umumnya telah melalui proses pengolahan panjang yang mengurangi nilai gizi alaminya. Meski terasa lezat dan mudah disajikan, kandungan nutrisinya jauh berkurang dibandingkan makanan segar.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau mulai beralih ke pola makan yang lebih sehat dengan mengonsumsi real food, seperti ikan, ayam, serta sayuran yang diolah secara langsung. Selain itu, mengurangi stok makanan olahan kemasan di rumah juga menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
Melalui edukasi ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat meningkat dalam memilih makanan, sehingga risiko penyakit kronis, termasuk kanker, dapat ditekan sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....