Fakta Radiasi HP yang Sering Dibilang Bahaya

  • 11 Apr 2026 06:33 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Radiasi dari ponsel sering dikaitkan dengan risiko kanker dan gangguan kesehatan lainnya. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kekhawatiran tersebut belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Ahli menegaskan bahwa ponsel memang memancarkan radiasi, tetapi dalam tingkat yang sangat rendah.Ponsel juga, mengeluarkan radiasi frekuensi radio (radiofrequency radiation). Jenis radiasi ini termasuk radiasi berenergi rendah dan juga ditemukan pada perangkat rumah tangga lain seperti televisi, microwave, dan Wi-Fi.

Kekhawatiran muncul karena ponsel digunakan dekat dengan kepala dalam waktu lama. Namun, radiasi yang terbukti dapat merusak DNA dan memicu kanker adalah radiasi ionisasi, yang jauh lebih kuat dibanding radiasi dari ponsel. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk melihat hubungan antara penggunaan ponsel dan risiko kanker. Salah satu studi besar yang didanai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024 melibatkan hampir 5.000 peserta.

Hasilnya menunjukkan tidak ada hubungan antara penggunaan ponsel dan peningkatan risiko kanker otak. Temuan ini juga berlaku pada orang yang menggunakan ponsel dalam jangka panjang, bahkan hingga lebih dari 10 tahun. “Itu adalah studi paling lengkap yang pernah dilakukan, dan hasilnya memberikan kabar baik bahwa ponsel tidak otomatis menyebabkan tumor otak,” ujar Dr. Herbert Newton, ahli neuro-onkologi. Selain kanker, radiasi ponsel juga sempat dikaitkan dengan penyakit jantung. Namun, para ahli menilai hubungan tersebut belum didukung bukti yang cukup kuat.

Meski radiasi ponsel relatif aman, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan berlebihan tetap memiliki risiko kesehatan. Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan mata, nyeri leher, serta gangguan pada postur tubuh. Selain itu, penggunaan ponsel berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stres, kecemasan, dan depresi. Artinya, masalah utama bukan pada radiasi, tetapi pada cara penggunaan ponsel sehari-hari.

Bagi yang tetap khawatir, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan radiasi. Dr. Newton menyarankan untuk tidak terlalu sering menempelkan ponsel ke telinga saat menelepon. Menggunakan speaker atau mengirim pesan dapat menjadi alternatif yang lebih aman. Menjaga jarak ponsel dari tubuh juga dapat membantu mengurangi paparan radiasi frekuensi radio.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....