Isi Piringku, Pedoman Gizi Seimbang Kemenkes RI untuk Masyarakat Sehat
- 10 Mar 2026 11:52 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID Bandar Lampung – Isi priringku merupakan kampanye gizi seimbang yang di luncurkan oleh kementrian kesehatan (kemenkes) RI sebagain pengganti konsep lama “4 sehat 5 sempurna” dengan desain yang lebih moderen dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi masyarakat masa kini.
Isi Piringku merupakan pedoman yang disusun oleh Kementerian Kesehatan mengampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Dalam satu piring setiap kali makan, setengah piring diisi dengan sayur dan buah, sedangkan setengah lainnya diisi dengan makanan pokok dan lauk pauk. Selain itu, isi piringku juga memuat ajakan untuk mengonsumsi 8 gelas air setiap hari, melakukan aktivitas fisik 30 menit setiap hari, dan mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan setelah makan.
Bersama dengan kampanye #KerenDimakan, Kementerian Kesehatan ingin mengajak kamu meningkatkan konsumsi sayur dan buah. Sayur dan buah memiliki banyak manfaat yang penting bagi kesehatan kita, namun berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (2018), hanya sekitar 4,5% penduduk Indonesia yang mengonsumsi sayur dan buah sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia, yaitu 5 porsi sayur dan buah setiap harinya.
Pendoman ini menggambarkan proporsi makanan dalam satu kali makan sebagai berikut:
- 1/2 bagian piring: Sayur dan buah (dengan perbandingan 1/3 sayur dan 1/6 buah).
- 1/4 bagian piring: Makanan pokok yang merupakan sumber karbohidrat, seperti nasi, singkong, kentang, atau jagung.
- 1/4 bagian piring: Lauk-pauk yang kaya protein hewani atau nabati, misalnya ikan, ayam, telur, tempe, tahu, atau kacang-kacangan.
Selain komposisi makanan, pendoman ini juga mengajak untuk mengkomsusi air putih yang cukup, melakukan aktivitas fisik secara rutin, serta menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan dan memantau berat badan secara teratur.
Dibandingkan dengan konsep lama, “Isi piringku” antara lain menjaga keseimbangan nutrisi harian, mencegah obesitas dan kekurangan gizi, serta mendorong kebiasaan makan sehat sejak dini yang cocok untuk segala usia, termasuk anak-anak, orang dewasa, ibu hamil, dan lansia.
Untuk menerapkanya di rumah, masyarakat dapat menyediakan sayur dan buah segar setiap makan, memvariasikan sumber karbohidrat dan protein, mengurangi komsusi makanan tinggi garam, gula, dan lemak, serta menggunakan piring sebagai panduan visual saat menyiapkan makanan. Saat ini, banyak sekolah, posyandu, dan puskesmas juga telah mulai mengenalkan dan memberikan edukasi tentang “Isi Piringku” kepada masyarakat agar dapat di wujudkan secara luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....