Waspada Campak saat Libur Lebaran, Masyarakat Diminta Perhatikan Kesehatan Anak

  • 09 Mar 2026 08:46 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID Bandar Lampung - Musim libur Lebaran yang identik dengan aktivitas mudik dan berkumpul bersama keluarga membuat mobilitas masyarakat meningkat. Kondisi tersebut juga berpotensi memicu penyebaran berbagai penyakit menular, salah satunya penyakit campak.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI. co.id, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran. Mobilitas masyarakat yang meningkat dan potensi kerumunan dinilai dapat memperbesar risiko penularan penyakit menular, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Sebagai langkah pengendalian, Kementerian Kesehatan mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) dan Catch Up Campaign (imunisasi kejar) campak-rubella (MR) di wilayah terdampak maupun wilayah berisiko. Program ini dilaksanakan di 102 kabupaten/kota dengan sasaran utama anak usia 9 hingga 59 bulan selama Maret 2026.

Pelayanan imunisasi dilakukan melalui berbagai titik layanan untuk menjangkau lebih banyak anak, seperti puskesmas, posyandu, satuan pendidikan (PAUD dan TK), tempat ibadah, hingga pos pelayanan mudik.

Penyakit campak merupakan infeksi virus yang mudah menular, terutama pada anak-anak. Penularannya dapat terjadi melalui percikan batuk atau bersin dari penderita, serta kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Pada masa libur Lebaran, risiko penularan dinilai meningkat karena banyaknya aktivitas berkumpul dalam satu tempat, baik saat mudik, silaturahmi, maupun di tempat wisata.

Gejala campak biasanya diawali dengan demam, batuk, pilek, mata merah, serta munculnya ruam kemerahan pada kulit. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi terutama pada anak-anak dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala yang muncul pada anak selama masa libur Lebaran. Apabila anak mengalami demam disertai ruam merah di kulit, orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan.

Selain itu, langkah pencegahan juga sangat penting dilakukan, seperti memastikan anak telah mendapatkan imunisasi campak, menjaga kebersihan tangan, menggunakan masker ketika sedang sakit, serta menghindari kontak dengan penderita yang memiliki gejala serupa.

Tenaga kesehatan juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh penyakit campak. Meskipun sering terjadi pada anak-anak, penyakit ini dapat menular dengan cepat terutama di lingkungan yang padat.

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan menjaga pola hidup sehat selama libur Lebaran, diharapkan risiko penyebaran penyakit campak dapat diminimalkan sehingga masyarakat dapat merayakan momen Idulfitri dengan aman dan sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....