Puasa bagi Penderita Diabetes: Berpotensi Membantu Memperbaiki Sistem Hormonal

  • 08 Mar 2026 06:48 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Puasa tidak hanya menjadi ibadah spiritual, tetapi juga menarik perhatian para peneliti kesehatan karena manfaatnya bagi metabolisme tubuh. Sejumlah kajian dalam bidang Endokrinologi menunjukkan bahwa puasa yang dilakukan dengan benar dapat membantu memperbaiki keseimbangan hormon, termasuk pada orang yang hidup dengan Diabetes.

Ketika seseorang berpuasa, tubuh mengalami perubahan cara memperoleh energi. Jika biasanya energi berasal dari glukosa hasil makanan, saat puasa tubuh mulai menggunakan cadangan energi yang tersimpan. Proses ini berkaitan erat dengan kerja hormon seperti Insulin dan Glukagon.

Pada penderita diabetes, hormon insulin sering kali tidak bekerja secara optimal atau jumlahnya tidak mencukupi. Dengan pola puasa yang terkontrol, tubuh dapat meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Artinya, sel-sel tubuh menjadi lebih responsif terhadap hormon tersebut sehingga membantu mengontrol kadar gula darah.

Selain insulin, puasa juga memengaruhi hormon lain yang berperan dalam metabolisme, seperti Kortisol dan Hormon Pertumbuhan. Dalam beberapa penelitian, puasa yang teratur dapat membantu menyeimbangkan hormon-hormon tersebut, yang pada akhirnya berkontribusi pada pengaturan gula darah dan berat badan.

Para ahli dalam bidang Nutrisi Klinis menjelaskan bahwa saat tubuh berada dalam kondisi puasa, terjadi proses adaptasi metabolik. Proses ini dapat membantu memperbaiki cara tubuh menggunakan energi serta mengurangi resistensi insulin, salah satu masalah utama pada diabetes tipe 2.

Meski memiliki potensi manfaat, puasa bagi penderita diabetes tidak boleh dilakukan sembarangan. Risiko seperti hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) atau hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi) tetap perlu diwaspadai.

Dokter biasanya menyarankan penderita diabetes untuk:

  • Berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memulai puasa
  • Mengatur pola makan saat sahur dan berbuka
  • Memantau kadar gula darah secara rutin
  • Menyesuaikan dosis obat atau insulin jika diperlukan

Puasa berpotensi memberikan manfaat metabolik dan membantu memperbaiki keseimbangan sistem hormonal pada penderita diabetes. Namun, manfaat tersebut hanya dapat diperoleh jika puasa dilakukan secara aman, dengan pengaturan pola makan yang baik serta pengawasan tenaga medis.

Dengan pendekatan yang tepat, puasa tidak hanya menjadi ibadah, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan metabolisme tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....