Hari Obesitas Sedunia 2026, Ini Pesan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Lampung
- 04 Mar 2026 09:39 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Setiap tanggal 4 Maret diperingati sebagai Hari Obesitas Sedunia. Momentum ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya menjaga berat badan ideal dan pola hidup sehat.
Di tengah meningkatnya prevalensi obesitas secara global, peringatan tahun ini mengajak semua pihak untuk bergerak bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan obesitas.
Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Tutik Ernawati, M.Gizi, SpGK, mengatakan upaya memberantas obesitas tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar agar seseorang dapat konsisten menjalani pola hidup sehat.
"Kita saling mengingatkan bagaimana kita memberantas obesitas secara bersama-sama. Karena ini tidak bisa kita kerjakan sendirian. Meskipun untuk diri kita sendiri, kita perlu support. Kita perlu lingkungan yang sangat mendukung untuk kita tidak berlanjut menjadi obesitas," ujar dr. Tutik, saat berdialog di Pro 1 RRI Bandarlampung, Rabu, 4 Maret 2026.
Menurut dr. Tutik, obesitas tidak semata-mata disebabkan oleh pola makan yang berlebihan. Ada banyak faktor yang saling berkaitan dan perlu dipahami secara komprehensif.
"Banyak faktor yang perlu kita pahami. Tidak hanya sekadar tidak makan, tapi mengatur pola makan secara sehat, diimbangi aktivitas yang sehat, istirahat yang sehat, dan pikiran yang sehat," jelasnya.
Dia menyatakan pendekatan dalam menangani obesitas harus holistik, mencakup aspek fisik, mental, dan gaya hidup secara keseluruhan. Keseimbangan antara asupan makanan, aktivitas fisik, kualitas istirahat, dan kesehatan mental menjadi kunci utama.
Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergoda terhadap penggunaan obat pelangsing. Menurutnya, penggunaan obat-obatan tanpa rekomendasi dan pengawasan dokter justru membahayakan kesehatan.
"Jangan memutuskan untuk membelikan obat secara sendiri yang tanpa rekomendasi dokter dan tanpa pengawasan dokter, karena itu tidak menjamin bagaimana keamanan untuk tubuh kita sendiri," ucapnya.
Menurutnya kondisi sehat tidak cukup hanya dilihat dari penampilan fisik semata. Pemeriksaan laboratorium dan data medis lainnya diperlukan untuk memastikan bahwa upaya penurunan berat badan yang dilakukan benar-benar aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan lain.
“Jadi sehat itu tidak hanya juga dari fisik, tapi juga data-data lab yang mendukung atau pemeriksaan data lainnya yang mendukung,” ucapnya.
Dia menambahkan bahwa peringatan Hari Obesitas Sedunia 2026 diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya menjaga berat badan ideal.
“Semoga kita bisa menekan obesitas ini secara bersama-sama dan dengan memperingati Hari Obesitas Sedunia ini adalah menjadi pengingat bagi kita semua bahwa itu sesuatu rambu-rambu yang harus kita waspadai dan kita luruskan bersama agar kita lebih hidup sehat dan sejahtera,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....